Ditjen Pajak diminta buka kantor perwakilan di luar negeri

Selasa, 04 Juni 2013 - 09:26 WIB
Ditjen Pajak diminta...
Ditjen Pajak diminta buka kantor perwakilan di luar negeri
A A A
Sindonews.com - Anggota Komisi XI dari Fraksi Partai Golkar, Melchias Marcus Mekeng meminta Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak memiliki kantor perwakilan pajak di luar negeri untuk menarik pajak dari Wajib Pajak (WP), seperti perusahaan Indonesia yang melebarkan perusahaanya di luar negeri.

"Banyak konglomerasi yang expand keluar negeri bagaimana cara Ditjen Pajak menghitungnya kalau saat ini tidak punya perwakilan?" ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/6/2013) malam.

Dia juga berujar bahwa Ditjen Pajak dulu mempunyai kantor perwakilan di Hong Kong untuk mengejar Wajib Pajak yang membuka cabang di sana, tetapi dia tidak tahu apakah kantor perwakilan tersebut masih ada atu tidak.

"Dulu sempat ada di Hong Kong, tetapi saya tidak tahu sekarang tidak ada. Padahal, waktu kita bikin UU Pajak, salah satu yang kita uber adalah usaha di luar negeri. Belum lagi ekspatriat yang tidak terbuka akan penghasilannya," lanjutnya.

Menurut dia, potensi wajib pajak di luar negeri lebih besar dari Rp53 triliun. "Itu ada dan kitanya yang tidak mau turun," imbuhnya.

Menanggapi itu, Dirjen Pajak Fuad Rahmany mengatakan bahwa memang saat ini pihaknya tidak memiliki banyak SDM untuk membuka kantor perwakilan pajak di luar negeri. Tetapi dia mengandalkan pertukaran informasi yang didapatkan oleh otoritas resmi d negara bersangkutan, contohnya di Singapura.

"Saat ini memang kita tidak memiliki banyak orang, tetapi kita gunakan exchange information dengan 60-an negara. Di situ, kita mendapatkan informasi omzet perusahaan kita di negara, seperti Singapura dan lewat competent authority di negara yang bersangkutan," ujarnya.

Walaupun hal tersebut menjadi kelemahan pihaknya, Fuad juga meminta semua pihak optimistis bahwa Ditjen Pajak telah melakukan yang terbaik dan hal yang telah dilakukan dirasakan cukup optimal.

"Penerimaan kita tidak hilang, percayalah kami lakukan seoptimal mungkin. Itu mungkin kelemahan kami tapi akan diperbaiki," tandasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Kanwil DJP Sulselbartra...
Kanwil DJP Sulselbartra Masifkan Kampanye Simpatik PPS
Kasus Suap Pajak, Ditjen...
Kasus Suap Pajak, Ditjen Imigrasi Cegah 2 ASN Ditjen Pajak
Target Pajak Tercapai,...
Target Pajak Tercapai, Isu Bonus Pegawai Pajak Menyeruak
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
5 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
5 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
5 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
5 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved