Produsen anggur Eropa frustrasi jadi korban

Kamis, 06 Juni 2013 - 16:39 WIB
Produsen anggur Eropa...
Produsen anggur Eropa frustrasi jadi korban
A A A
Sindonews.com - Produsen anggur Eropa yang tengah berusaha menghidupkan bisnis baru di pasar China, menyatakan frustrasi akibat sengketa perdagangan menempatkan produk mereka sebagai sasaran.

"Ini terlalu buruk ketika negara memiliki masalah dengan Eropa atau Perancis, mereka menggunakan anggur sebagai senjata," kata Jean-Benoit Kelagopian, direktur ekspor perusahaan anggur Cave de Tain di bagian utara Rhone Valley, Perancis, seperti dilansir dari AFP, Kamis (6/6/2013).

"Anggur adalah produk tentang berbagi gaya hidup, berbagi kesenangan, dan membuat teman. Ini tentang peradaban," jelasnya usai mengikuti pameran anggur internasional di Beijing, di mana pembuat dan penjual anggur berkumpul di China National Convention Center.

Kemarin, China mengumumkan telah memulai penyelidikan anti-dumping atas anggur Eropa setelah Uni Eropa menampar tarif impor panel surya mereka, memicu kekhawatiran kerusakan hubungan perdagangan kedua pihak.

Stephane Donze, yang memiliki perkebunan Chateau Martinat di Bordeaux, Perancis , mengatakan ekspor ke China telah meningkatkan rekening tahunan hingga 10 persen dari penjualan di luar negeri. "Pasar China sangat besar. Sekarang semakin banyak orang minum anggur merah," ujarnya.

Donze menyatakan frustrasi dengan sikap Perancis, yang telah mendukung kenaikan tarif panel surya. "Saya sedikit marah terhadap pemerintah Perancis. Saya pikir tidak perlu pergi terlalu jauh," ujarnya menanggapi langkah Uni Eropa, meskipun mengakui ada kebutuhan untuk melindungi industri panel surya.

"Setiap orang harus diingatkan bahwa kita adalah salah satu item ekspor terbesar untuk Perancis. Dan, tak ada yang peduli tentang hal itu hari ini. Saya pikir kita terpinggirkan," tegasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
1 jam yang lalu
Purbaya Ungkap Fakta...
Purbaya Ungkap Fakta Mengejutkan soal Penangkapan Kepala BGN, Apa Itu?
4 jam yang lalu
Perluas Jangkauan Layanan...
Perluas Jangkauan Layanan TIC, Sucofindo Resmikan Kantor Pemasaran di Aceh
4 jam yang lalu
UI dan Binus Adu Inovasi...
UI dan Binus Adu Inovasi Kembangkan Desa Wisata Tomohon, Siapa Terpilih?
4 jam yang lalu
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
4 jam yang lalu
Dari Banten untuk Indonesia:...
Dari Banten untuk Indonesia: Krakatau Steel dan Hebei Perkuat Ekosistem Baja Nasional
4 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved