Minyak dunia terdongkrak permintaan kuat AS

Kamis, 06 Juni 2013 - 19:05 WIB
Minyak dunia terdongkrak...
Minyak dunia terdongkrak permintaan kuat AS
A A A
Sindonews.com - Seperti di perdagangan Asia, harga minyak dunia hari ini naik didorong kuat permintaan Amerika Serikat (AS). Namun, menurut analis pasar tetap berhati-hati terhadap perlambatan ekonomi China dalam keuntungan terbatas.

Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juli naik 20 sen menjadi USD103,24 per barel dalam transaksi di London. Sementara kontrak utama New York, West Texas Intermediate (WTI), minyak light sweet untuk pengiriman Juli, menambah 50 sen menjadi USD94,24 per barel.

"Harga telah melambung sebagai reaksi terhadap penurunan persediaan AS," kata Kelly Teoh, ahli strategi pasar IG Markets, Singapura, seperti dilansir dari AFP, Kamis (6/6/2013).

"Sementara pasar sangat sensitif terhadap data, di mana nada keseluruhan untuk komoditas masih tetap lembut," tambahnya.

Departemen Energi AS pada Rabu mengatakan, stok di Amerika Serikat merosot 6,3 juta barel dalam pekan yang berakhir 31 Mei, lebih jauh dari perkiraan analis, dengan perkiraan rata-rata dipatok 400.000 drop.

Penurunan stok mendukung harga minyak mentah karena menunjukkan peningkatan permintaan, yang biasanya naik selama musim panas (musim mengemudi saat warga AS turun ke jalan untuk liburan).

Sementara Michael McCarthy, kepala strategi pasar CMC Markets, Sydney, menyebutkan, dealer tetap berhati-hati menjelang rilis data China. Minyak berjangka akan ditimbang jika ada tren perlambatan dalam data perdagangan China untuk Mei 2013.

Biro Statistik Nasional China juga akan mengungkap angka produksi industri, penjualan ritel dan inflasi, Sabtu (8/6/2013). Perkembangan China diawasi ketat karena sebagai ekonomi terbesar kedua dan konsumen energi terbesar di dunia.

Dana Moneter Internasional (IMF) baru-baru ini memotong proyeksi pertumbuhan China 2013 menjadi 7,75 persen dari proyeksi awal sebesar 8,0 persen.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
16 menit yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
23 menit yang lalu
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
45 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
1 jam yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved