RI dituntut jaga pertumbuhan investasi 6-7%

Jum'at, 07 Juni 2013 - 13:57 WIB
RI dituntut jaga pertumbuhan...
RI dituntut jaga pertumbuhan investasi 6-7%
A A A
Sindonews.com - Menteri Keuangan (Menkeu), M Chatib Basri mengatakan, demi mengejar pertumbuhan ekonomi sesuai asumsi makro yang disepakati Banggar DPR, maka pertumbuhan investasi harus dijaga pada kisaran 6-7 persen.

"Untuk mengejar pertumbuhan 6,3 persen, investasinya itu mungkin ada di sekitar 6-7 persen. Karena kita juga mesti realistis investment pasti butuh waktu," ujarnya di gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (7/6/2013).

Menurut Chatib, butuh waktu cukup lama untuk melihat pertumbuhan investasi sebagai instrumen pertumbuhan ekonomi.

"Sekarang ini saja sudah Juni. Dan, kelihatan kecenderungan investment-nya dalam kuartal satu itu melambat," tuturnya.

Apalagi ditambah dengan impor barang modal yang juga mengalami penurunan. Sehingga angka pertumbuhan investasi sebesar 6 sampai 7 persen dirasa oleh Menkeu cukup realistis.

"Impor barang modalnya juga mengalami penurunan, jadi investmentnya diperkirakan ada pada yang mungkin, ada dalam range 6 sampai 7 persen," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
IHSG Senin Depan Diprediksi...
IHSG Senin Depan Diprediksi Lanjut Koreksi, Cermati Area 6.074-6.146
57 menit yang lalu
Ramalan Goldman Sachs...
Ramalan Goldman Sachs soal Harga Minyak Dunia Diwarnai Skenario Buruk Tembus USD145 per Barel
1 jam yang lalu
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
2 jam yang lalu
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
13 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
13 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
13 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved