Defisit perdagangan Inggris menyempit

Jum'at, 07 Juni 2013 - 16:43 WIB
Defisit perdagangan...
Defisit perdagangan Inggris menyempit
A A A
Sindonews.com - Defisit perdagangan Inggris menyempit lebih dari perkiraan ekonom pada April 2013, karena impor menurun lebih cepat daripada ekspor.

Kantor Statistik Nasional Inggris, ONS mengatakan, kesenjangan perdagangan barang sebesar 8,2 miliar pound (USD12,8 miliar) dibandingkan dengan 9,2 miliar pound pada Maret. Ekspor turun 1,4 persen dan impor turun 3,8 persen.

Perkiraan median 19 ekonom, seperti dilansir dari Bloomberg News, Jumat (7/6/2013), adalah sebesar 8,8 miliar pound.

Data ini menunjukkan ekonomi mendapatkan momentum menggarisbawahi risiko pemulihan dari resesi zona euro, mitra dagang terbesar Inggris. Ekspor ke blok tersebut turun 2,3 persen, ke level terendah sejak Februari 2011. Perdagangan bersih bertindak sebagai hambatan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama.

"Tampaknya tidak mungkin perdagangan bersih secara signifikan membantu perekonomian Inggris dalam waktu dekat, mengingat lemahnya permintaan domestik yang sedang berlangsung di zona euro dan pertumbuhan global moderat," kata Howard Archer, ekonom di IHS Global Insight, London.

Ekspor ke Uni Eropa secara keseluruhan turun 3 persen. Penurunan ini sebagian diimbangi kenaikan 0,2 persen dalam pengiriman ke negara di luar blok tersebut.

Surplus perdagangan jasa menyempit menjadi 5,6 miliar pound pada April, meninggalkan defisit perdagangan secara keseluruhan pada 2,6 miliar pound dibandingkan dengan gap 3,2 miliar pound sebulan sebelumnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menanti Gebrakan Ekonomi...
Menanti Gebrakan Ekonomi PM Inggris Rishi Sunak
Keuangan Inggris Terburuk...
Keuangan Inggris Terburuk Sejak 1945, Menkeu Baru Rachel Reeves Salahkan Pendahulunya
Ekonomi Inggris di Ambang...
Ekonomi Inggris di Ambang Kolaps, Krisis 1976 Bakal Terulang?
Inggris Masih Resesi,...
Inggris Masih Resesi, Ekonominya Minus 9,6 Persen pada Kuartal III
5 Fakta Resesi Ekonomi...
5 Fakta Resesi Ekonomi Inggris dan Apa Saja Dampaknya
Ekonomi Inggris Jatuh...
Ekonomi Inggris Jatuh ke Dalam Resesi pada Akhir 2023
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
4 jam yang lalu
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
4 jam yang lalu
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
5 jam yang lalu
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
5 jam yang lalu
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved