PPh nonmigas hingga Mei hanya capai Rp169,5 T

Senin, 10 Juni 2013 - 10:38 WIB
PPh nonmigas hingga...
PPh nonmigas hingga Mei hanya capai Rp169,5 T
A A A
Sindonews.com - Dampak krisis ekonomi global sangat terasa ke penerimaan negara, terutama sektor pajak penghasilan (PPh) nonmigas. Dampak tersebut bahkan mengakibatkan realisasi penerimaan PPh jauh lebih kecil dibandingkan tahun lalu sehingga pertumbuhan PPh nonmigas pun negatif.

Data Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPBN) menunjukkan penerimaan negara dari sektor PPh nonmigas per 31 Mei hanya mencapai Rp169,5 triliun. Realisasi tersebut lebih rendah Rp3,2 triliun dari realisasi pada Mei 2012 yang menyentuh Rp172,7 triliun.

Dengan demikian, dibandingkan Mei tahun lalu, pertumbuhan PPh nonmigas pada Mei 2013 adalah negatif 1,8 persen. Pertumbuhan negatif tersebut didorong oleh rendahnya penerimaan pada Mei 2013. Bila pada April 2013 penerimaan PPh masih Rp52,03 triliun maka pada Mei hanya sekira Rp26,5 triliun, atau turun sekitar 50 persen.

Direktur Jenderal Pajak Fuad Rahmany mengakui penurunan PPh non migas sangat besar. Fuad menjelaskan selama ini Indonesia mengandalkan penerimaan PPh non migas dari perusahaan-perusahaan besar yang berorientasi ekspor.

Perlambatan penerimaan dari Negara luar karena krisis global secara otomatis menekan pendapatan perusahaan tersebut. Sayangnya, Fuad mengatakan sulit bagi Indonesia untuk menggali PPh non migas dari sektor lain meskipun ada sektor lain yang tumbuh bagus.

“Kegiatan ekonomi dari sektor-sektor retail, perdagangan, dan informal lainnya yang tumbuh dengan baik tahun ini koleksi pajaknya dari sketor-sektor tersebut kurang optimal. Inilah penyebab anjloknya PPh non migas,”tutur Fuad melalui pesan singkatnya di Jakarta.

Fuad hanya berharap krisis ekonomi global sudah mulai pulih pada semester II tahun ini sehingga bisa memperbaiki penerimaan PPh non migas. “Mudah-mudahan semester II ini ada perbaikan penerimaan pajak meskipun masih diliputi ketidakpastian,” tukas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
4 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved