Harga emas anjlok lebih dari dua pekan

Selasa, 11 Juni 2013 - 19:35 WIB
Harga emas anjlok lebih...
Harga emas anjlok lebih dari dua pekan
A A A
Sindonews.com - Harga emas turun ke level terendah dalam lebih dari dua pekan di perdagangan New York, AS, di tengah spekulasi Federal Reserve (Fed) yang akan mengekang stimulus ekonomi AS dan masa libur di China.

Bulan lalu, Ketua Federal Reserve, Ben S Bernanke mengatakan, bank sentral bisa mengurangi pembelian obligasi USD85 miliar per bulan jika ekonomi membaik.

"Sentimen optimis atas prospek ekonomi Amerika terus memberi makan kekhawatiran meningkatnya yield AS dan mengurangi kecepatan untuk QE3. Sementara volume di Asia akan ditundukkan karena hari libur di China," ujar Andrey Kryuchenkov, analis VTB Capital, London, seperti dilansir dari Bloomberg, Selasa (11/6/2013)

Emas untuk pengiriman Agustus turun 0,8 persen menjadi USD1,374.80 per ounce pada perdagangan di Comex, New York, pukul 07.55 (waktu setempat). Harga jatuh ke USD1,365.80, level terendah sejak 23 Mei lalu.

Emas turun 2,3 persen pada 7 Juni lalu, setelah data payrolls AS menunjukkan meningkat lebih dari perkiraan pada Mei. Tahun ini, harga turun 18 persen karena ekonomi AS membaik, meningkatkan spekulasi Fed akan kembali pada skala kuantitatif.

Newcrest Mining Ltd (NCM), produsen emas terbesar Australia, pekan lalu mengatakan akan menuliskan nilai asetnya sebanyak USD6 miliar Australia (USD5,6 miliar) setelah harga anjlok.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Termasuk Indonesia
Negara-Negara Penghasil...
Negara-Negara Penghasil Harta Karun Emas Terbesar di Dunia
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Jeblok Lagi, Harga Emas...
Jeblok Lagi, Harga Emas Antam Turun Rp4.000 per Gram
Awal Pekan Harga Si...
Awal Pekan Harga Si Kuning Mager dari Level Rp929.000 per Gram
Naik Rp3.000, Harga...
Naik Rp3.000, Harga Emas Nangkring di Level Rp932.000 per Gram
Berita Terkini
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
1 jam yang lalu
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
2 jam yang lalu
Mengulik Strategi Indonesia...
Mengulik Strategi Indonesia dalam Mengejar PLTS 100 GW, Apa yang Dibutuhkan?
3 jam yang lalu
Kisah BRILink Agen John,...
Kisah BRILink Agen John, Dorong Perekonomian Masyarakat Perbatasan RI-Papua Nugini
3 jam yang lalu
Bisnis F&B Tumbuh Pesat,...
Bisnis F&B Tumbuh Pesat, Bali Jadi Hotspot Baru Ekspansi Franchise di Indonesia
4 jam yang lalu
Petani Sawit Apresiasi...
Petani Sawit Apresiasi PKS Taat HPP di Tengah Anjloknya Harga TBS
5 jam yang lalu
Infografis
Lebih dari 1 Juta Tentara...
Lebih dari 1 Juta Tentara Ukraina Tewas dan Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved