Kemenkeu minta LCGC gunakan merek Indonesia

Jum'at, 14 Juni 2013 - 18:30 WIB
Kemenkeu minta LCGC...
Kemenkeu minta LCGC gunakan merek Indonesia
A A A
Sindonews.com - Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Bambang Brodjonegoro mengatakan, hal yang paling penting dari Low Cost Green Car (LCGC) adalah harus dibuat di Indonesia.

Selain itu, kata dia, harus menjual merek berupa nama-nama Indonesia seperti Aliya dan Agya.

"Intinya bukan hanya harga murah, tapi yang paling penting mobil yang mendapatkan fasilitas itu harus dibuat di Indonesia. mudah-mudahn diikuti perindustrian. Jadi ada merek principle-nya tapi ada merek Indonesianya seperti Aliya dan Agya," ujar dia di gedung Kemenkeu, Jumat (14/6/2013).

Bambang mengatakan, pengembangan LCGC ini lebih realistis dibandingkan Mobil Nasional (Mobnas) yang pernah dikembangkan dahulu.

"(LCGC) Lebih realistis. Kalau Mobnas itu kan memaksakan merek tapi tidak disertai dengan spesifikasi yang jelas dan hanya kejar merek, akhirnya batal," ujarnya.

Dia juga menuturkan, bahwa mobil jenis ini hemat energi dan didesain untuk bahan bakar oktan 90 dan tidak mahal.

"Mobil itu bisa saja pakai Premium, tapi akan cepat rusak. Jadi kita desain untuk oktan 90, dikiranya akan mahal. Tapi tidak juga karena hemat, sama saja kaya motor karena konsumsi bahan bakarnya kecil," pungkas Bambang.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rencana Hadirkan Mobil...
Rencana Hadirkan Mobil Nasional Indonesia Perlu Dilakukan Bertahap, Pengamat: Jangan Langsung ke EV
Perusahaan Mobil China...
Perusahaan Mobil China Bantu Polandia Bikin Mobil Nasional
Mobil Nasional Vietnam...
Mobil Nasional Vietnam Bertingkah Lagi
Rapor Wuling Air ev...
Rapor Wuling Air ev Selama 3 Tahun Beredar di Indonesia
Mobil Nasional Vietnam...
Mobil Nasional Vietnam Akan Jual Dua Mobil Listrik ke Amerika Serikat
Prabowo Larang Mobil...
Prabowo Larang Mobil Impor, BAIC Siap Gandeng Pindad Produksi Mobil Nasional
Berita Terkini
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
20 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
31 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
55 menit yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
1 jam yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved