Agus Marto siap hadapi quantitative easing

Minggu, 16 Juni 2013 - 14:15 WIB
Agus Marto siap hadapi...
Agus Marto siap hadapi quantitative easing
A A A
Sindonews.com - Gubernur Bank Indoensia (BI), Agus Martowardojo mengaku bersama Forum Koordinasi Stabilitas Sistem Keuangan (FKSSK) yang terdiri dari BI, Kementerian Keuangan, OJK, dan LPS siap menghadapi penarikan likuiditas besar-besaran (quantitative easing/QE) dari negara berkembang,

"Ya ini kan kita tahu sejak negara-negara besar itu memberikan stimulus untuk bisa dongkrak ekonomi mereka, akhirnya begitu. Kita terus mempersiapkan diri dan FKSSK siap untuk merespon itu," ujarnya di gedung DPR, Jakarta, Sabtu (15/6/2013) malam.

Namun, dia belum mengetahui apakah Bank Sentral Amerika (The Fed) akan melakukan QE. Agus mengaku sempat mendengar bahwa QE belum akan dilakukan mengingat angka pengangguran di AS belum mencapai target yang diinginkan.

"Dalam pemberitaan, diperkirakan QE akan segera dilakukan AS tetap, ada juga statement angka pengangguran di AS belum mencapai satu nilai dan tingkat itu. Jadi QE belum akan dihentikan," jelas Gubernur BI.

Agus mengaku sedang memperhatikan dan mengawasi Federal Open Market Committee (FOMC) dan juga melihat apa yang akan dilakukan Jepang.

"Sekarang semua mengamati apa yang disampaikan oleh (Ben) Bernanke, FOMC meeting kita akan awasi terus. Kita juga lihat misalnya kemarin ada wacana Jepang tidak meneruskan stimulus. Kita mesti hadapi dengan baik,"

Pihaknya juga menyebut semua faktor itu berpengaruh kepada penerimaan Indonesia karena masing-masing negara mempunyai dampak ekonomi tersendiri.

"Jadi faktor di dunia akan kita perhatikan yang berdampak ke Indonesia. Misalnya tujuan ekspor terbesar Indonesia adalah China. Dan kita melihat harga komoditi masih terus turun, meski volume ekpspor baik, dampaknya ke penerimaan Indonesia," terangnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
3 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
3 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved