Pertamina gelar operasi pasar elpiji 12 kg

Minggu, 16 Juni 2013 - 17:29 WIB
Pertamina gelar operasi...
Pertamina gelar operasi pasar elpiji 12 kg
A A A
Sindonews.com - PT Pertamina (persero) menggelar operasi pasar elpiji 12 kilogram (kg) serentak di wilayah Jawa Bagian Barat untuk memulihkan harga jual konsumen akhir.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Ali Mundakir mengatakan, operasi pasar elpiji ini melibatkan 130 agen. Tujuan dari pelaksanaan operasi pasar ini untuk segera memulihkan harga di pasaran yang sampai saat ini dilaporkan masih ada yang menjual dengan harga tinggi.

"Kami ingin memastikan kebutuhan masyarakat tercukupi. Sasaran operasi pasar berdasarkan laporan masyarakat maupun media massa," kata dia, di Jakarta, Minggu (16/6/2013).

Ali mengatakan, dalam operasi pasar tersebut Pertamina menggelontorkan sebanyak 12.500 tabung elpiji 12 kg. Di mana 3.500 tabung disalurkan di Jabodetabek, sedangkan 9 ribu tabung untuk daerah-daerah non Jabodetabek.

Operasi pasar elpiji 12 kg yang dilakukan Pertamina merupakan kelanjutan dari operasi pasar pada Jumat 14 Juni yang telah berlangsung di Jabodetabek. Di mana tidak kurang dari 3.500 tabung elpiji 12 kg telah disediakan pada operasi pasar tersebut.

"Namun, hasil evaluasi kami dari operasi pasar kemarin menunjukkan tingkat penyerapan oleh masyarakat hanya sekitar 410 tabung atau sekitar 12 persen dari total tabung yang kami sediakan," katanya.

Dia mengatakan, hasil evaluasi tersebut menunjukkan bahwa sebenarnya kebutuhan masyarakat terhadap elpiji 12 kg selama ini telah tercukupi. Hal ini tentu karena sifat komoditas elpiji sangat berbeda dengan bahan kebutuhan pokok seperti beras atau minyak goreng.

Biasanya dalam operasi pasar terhadap minyak goreng dan beras, tingkat penyerapan masyarakat masih tetap tinggi karena keduanya bisa disimpan. Berbeda dengan elpiji, karena sebelum habis maka masyarakat tidak akan membeli karena tidak ada tabung yang akan ditukarkan.

Pertamina mengharapkan masyarakat untuk berusaha membeli di agen terdekat jika masih ada pengecer yang tetap menjual dengan harga tinggi, dan selanjutnya melaporkannya kepada Pertamina melalui Kontak Pertamina 500000 (GSM: 021-500000) dan sms ke 0815-9-500000 atau langsung kepada pihak yang berwajib jika ada tindak penyelewengan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
26 menit yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
45 menit yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
1 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
1 jam yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
2 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved