Bio Farma siap ekspor vaksin ke negara OKI

Senin, 17 Juni 2013 - 15:14 WIB
Bio Farma siap ekspor...
Bio Farma siap ekspor vaksin ke negara OKI
A A A
Sindonews.com - PT Bio Farma (persero) mengaku siap menambah produksi vaksin menjadi 2 miliar dosis untuk meningkatkan volume ekspor ke negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI).

Kepastikan peningkatan ekspor seiring adanya keperceyaan negara anggota OKI menjadikan PT Bio Farma sebagai acuan produsen vaksin konferensi negera Islam dunia. Selain untuk tujuan sharing teknologi, kepercayaan anggota OKI terhadap Indonesia juga dipastikan meningkatkan volume ekspor vaksin BUMN tersebut.

Sekretaris PT Bio Farma, M Rahman Rustan mengatakan, kepercayaan anggota OKI kepada Bio Farma merupakan semangat untuk kemandirian riset dan produksi vaksin anggota OKI yang saat ini berjumlah 57 negara. Merealisasikannya, yaitu sharing teknologi cara memproduksi vaksin utama seperti polio.

"Kita menawarkan bantuan dalam memproduksi vaksin dari proses awal hingga packaging. Untuk tahap awal, mereka mendapatkan vaksin setengah jadi dari Indonesia," jelas Rahman.

Menurutnya, di tingkat hulu, produksi vaksin cenderung rumit. Sehingga, hanya negara yang telah memiliki teknologi memadai yang mampu memproduksi vaksin di tingkat hulu.

Dia mengakui, ada beberapa negara anggota OKI yang berpotensi mengimpor vaksin setengah jadi dari perusahannya. Seperti Malaysia, Iran, dan Pakistan. Negara tersebut telah memiliki teknologi memproduksi vaksin di tingkat hilir.

Selama ini, Bio Farma juga mengeskpor vaksin ke sejumlah negara lain seperti India, Thailand, Meksiko, dan lainnya.

"Kapasitas produksi Bio Farma terus diperbesar. Sampai 2016, kami mampu memproduksi 2 miliar dosis vaksin. Artinya, apabila ada peningkatan permintaan, tidak ada masalah dengan produksi," jelas dia.

Saat ini, kata Rahman, Bio Farma mampu memproduksi vaksin sampai 1,7 miliar dosis per tahun.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Transformasi Layanan...
Transformasi Layanan Farmasi Jadi Fokus PIT dan Mukernas HISFARSI 2026 di Pekanbaru
Strategi dan Inovasi...
Strategi dan Inovasi Merck Indonesia di Tengah Gempuran COVID-19
Strategi Bayern dalam...
Strategi Bayern dalam Dorong Pertumbuhan Bisnis Farmasi dan Sains di Masa Depan
SwipeRx Sukses Gelar...
SwipeRx Sukses Gelar IPEC 2026 ke-IV, Satukan Lebih dari 1.500 Apoteker dalam Ajang Farmasi Terbesar di Indonesia
Miliki Logo Baru, Pyridam...
Miliki Logo Baru, Pyridam Farma Terus Berinovasi
EPO Daewoong Infion...
EPO Daewoong Infion Disebut Dapat Hemat Harga Obat Asuransi
Berita Terkini
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
26 menit yang lalu
IHSG Cetak Rebound,...
IHSG Cetak Rebound, Kembali Lagi ke Level 6.000 usai Pengumuman S&P Global Ratings
1 jam yang lalu
S&P Rilis Peringkat...
S&P Rilis Peringkat Kredit Terbaru Indonesia: Outlook Stabil di BBB/A-2
1 jam yang lalu
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Nasabah Wujudkan Cinta Lewat Mahar Saham
2 jam yang lalu
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
3 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved