Armida koreksi pernyataan Rieke soal cakupan BLSM

Senin, 17 Juni 2013 - 18:16 WIB
Armida koreksi pernyataan...
Armida koreksi pernyataan Rieke soal cakupan BLSM
A A A
Sindonews.com - Menteri PPN/Kepala Bappenas, Armida S Alisjahbana mengoreksi pernyataan Anggota Komisi IX DPR, Rieke Dyah Pitaloka terkait dengan pemberian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM).

Menurut Armida, bahwa angka 15,5 juta tersebut, cakupan rumah tangga dan bukan jumlah penduduk yang akan diberikan BLSM.

"Saya koreksi Mbak Rieke, angka 15,5 juta seolah-olah disebutnya sebagai 15,5 juta penduduk miskin. Padahal salah, 15,5 juta itu rumah tangga sasaran. Makanya dia bilang hanya 6,46 persen. Salah, 15,5 kali empat, itu asumsi rata-rata anggota rumah tangga, jadi sekitar 60 sekian juta, itu 25 persen jumlah penduduk," jelas Armida di gedung DPR, Jakarta, Senin (17/6/2013).

Sebelumnya dalam kesempatan yang sama, Rieke yang juga sebagai Anggota Fraksi PDIP mengatakan, harga BBM memberatkan rakyat. Dan pembagian BLSM kepada 15 juta rakyat juga dirasakan tidak adil.

"Kenaikan harga BBM akan memberatkan rakyat. Padahal jika dikaitkan ke pekerja formal 37 juta pekerja formal kenaikan gajinya hanya 18 persen per tahun. Sedangkan pembagian BLSM yang empat bulan hanya menyentuh 15 juta atau 6,46 persen dari 240 juta masyarakat Indonesia. Sementara ada 55 persen pekerja di Indonesia pendapatannya hanya di bawah Rp 500 ribu/bulan," terang Rieke.

Rieke menyarankan agar ada pemberian dana pro desa sebesar Rp6,9 triliun di 28 ribu desa dibanding pemberian BLSM.

"Jadi menurut kami bentuknya tidak BLSM, tetapi pro desa dengan anggaran Rp6,9 triliun. Ini bisa mencakup 28 ribu desa di Indonesia," pungkas Rieke.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Berita Terkini
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
6 menit yang lalu
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
1 jam yang lalu
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
2 jam yang lalu
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
2 jam yang lalu
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
3 jam yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
3 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved