BLSM tak cukup penuhi kebutuhan hidup buruh

Selasa, 18 Juni 2013 - 10:22 WIB
BLSM tak cukup penuhi...
BLSM tak cukup penuhi kebutuhan hidup buruh
A A A
Sindonews.com - Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Kudus menilai, Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) yang akan dikucurkan oleh pemerintah sebagai kompensasi kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak akan banyak bermanfaat.

Sebab, nominal BLSM yang diperkirakan tidak lebih dari Rp150 ribu per bulan tidak akan mampu memenuhi kebutuhan hidup para buruh yang ikut melonjak seiring kenaikan harga BBM.

Organizer KSBSI Kudus, Slamet Machmudi mengatakan, pemerintah kurang peka dalam memilih "momentum" menaikkan harga BBM. Sebab saat ini harga kebutuhan pokok di pasaran mulai merangkak naik menjelang Ramadan dan Lebaran tahun ini.

Pantauan KSBSI di dua pasar induk di Kudus, kenaikan harga kebutuhan pokok rata-rata mencapai 3-5 persen. Diperkirakan harga tersebut akan terus merambat naik saat Ramadan dan Lebaran.

Menurutnya, jika pemerintah benar-benar menaikkan harga BBM tidak lebih dari 24 Juni 2013, maka pihaknya bisa memastikan jika masyarakat terutama para buruh dan keluarganya akan menanggung beban inflasi yang cukup tinggi.

"Tanpa kenaikan BBM, harga kebutuhan pokok pasti naik jelang Ramadan dan Lebaran. Apalagi kalau ditambah dengan kenaikan harga BBM," katanya di Kudus, Selasa (18/6/2013).

Kondisi yang pelik, kata dia, mengharuskan masyarakat memutar otak agar kebutuhan hidup dan keluarga tetap bisa terpenuhi dan tidak mengalami kekurangan. Salah satu caranya yakni mengurangi tingkat konsumsi atau mencari alternatif produk kebutuhan yang terjangkau tanpa memikirkan aspek kualitas.

"Langkah itu harus dilakukan terlebih sebentar lagi masyarakat dihadapkan dengan tahun ajaran baru sekolah anak-anak. Kebutuhan peralatan sekolah dan biaya masuk sekolah sedikit banyak membebani keuangan keluarga," ucapnya.

Machmudi menuturkan, BLSM secara nominal tidak akan mampu menutup dampak inflasi dan menurunnya daya beli masyarakat akibat dampak kenaikan BBM. Program BLSM tidak akan memberikan dampak pada kesejahteraan rakyat.

BLSM yang diberikan hanya menjadi obat sementara bagi kekecewaan warga miskin terhadap pemerintah. "Alih-alih membantu melalui BLSM pemerintah berharap citranya terangkat karena seakan-akan pro dengan rakyat," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Berita Terkini
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
11 menit yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
22 menit yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
49 menit yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
1 jam yang lalu
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
1 jam yang lalu
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
2 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved