Harga minyak di perdagangan Asia bervariasi

Rabu, 19 Juni 2013 - 10:59 WIB
Harga minyak di perdagangan...
Harga minyak di perdagangan Asia bervariasi
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia bervariasi, karena investor menunggu hasil dari pertemuan Federal Reserve AS (Fed) sebagai petunjuk kapan program stimulus besar-besaran diberlakukan.

Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Juli, turun empat sen menjadi USD98,40 per barel. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Agustus naik tiga sen menjadi USD106,05 pada perdagangan pagi.

Pasar dalam kekacauan selama berminggu-minggu menunggu spekulasi bank sentral AS yang akan mengumumkan pengetatan USD85 miliar bulanan dalam program pembelian aset, yang dikenal sebagai pelonggaran kuantitatif.

"Perdagangan tenang hari ini karena investor menunggu pertemuan Fed AS sebagai arahan," kata Desmond Chua, analis pasar CMC Markets, Singapura, seperti dilansir dari AFP, Rabu (19/6/2013).

"Jika Fed AS memutuskan pendekatan yang lebih gradualis untuk meruncingkan pelonggaran kuantitatif, kemungkinan akan mendorong harga minyak naik," tambahnya.

Komite Pasar Terbuka Federal AS, akan mengeluarkan pernyataan Rabu (19/6/2013) waktu setempat, setelah pertemuan kebijakan dua hari, yang akan segera diikuti penjelasan Ketua Fed Ben Bernanke.

Investor juga mengawasi perang di Suriah, yang dikhawatirkan bisa memperburuk dan mendorong konflik meluas di kawasan kaya minyak Timur Tengah.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 menit yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 menit yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
20 menit yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
25 menit yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
42 menit yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
48 menit yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved