Dunia usaha dambakan konsep industrialisasi konsisten

Rabu, 19 Juni 2013 - 18:27 WIB
Dunia usaha dambakan...
Dunia usaha dambakan konsep industrialisasi konsisten
A A A
Sindonews.com - Dunia usaha sangat mendambakan konsep industrialisasi yang benar-benar konsisten dan mendasar. Karena itu, legislasi yang masih terlalu berorientasi sektor perlu diubah ke arah yang integratif.

Hal tersebut dikarenakan upaya yang dilakukan hingga saat ini masih terkotak-kotak dan lebih mengedepankan kepentingan sektoral. Sehingga kurang terwujudnya konvergensi program pada penguatan pembangunan dan pengembangan industri.

"Konsep industrialisasi haruslah merupakan konsep integratif. Untuk itu legislasi kita yang masih terlalu berorientasi sektor perlu kita ubah. Sikap business as usual dan distorsi kebijakan karena tarik-menarik kepentingan harus dihentikan," kata Ketua Umum Kadin Indonesia, Suryo Bambang Sulisto dalam rilisnya, Rabu (19/6/2013).

Menurutnya, sumber daya alam harus diolah di dalam negeri dan digunakan untuk melakukan industrialiasi dengan menciptakan masa transisi dan momentum kuat untuk mengubah ekonomi berbasis ekspor sumber daya alam menjadi ekonomi berbasis industri bernilai tambah.

"Tantangannya adalah penguasaan teknologi. Teknologi tidak akan sukarela ditransfer kepada kita, tetapi harus dibeli dengan harga mahal. Kalaupun mampu membeli teknologi, kita masih harus menghadapi ketergantungan pihak luar," terangnya.

Dia mengungkapkan, sistem perpajakan dan sistem fiskal pada umumnya perlu disesuaikan dengan tujuan mencapai industrialisasi nasional yang tangguh. "Untuk menghadapi tantangan industri, tugas menciptakan konsep dasar dan sistem legislasi industrialisasi harus dilakukan secara all out," kata dia.

Sebelumnya, Kadin telah berkoordinasi dengan Komisi VI DPR, agar dunia usaha membahas upaya dan langkah yang perlu dilakukan untuk membangun platform pengembangan industri nasional.

Suryo menegaskan, adanya kesempatan untuk dilakukannya penyempurnaan UU No 5/1984 tentang Perindustrian membawa harapan baru bagi terjadinya perubahan kebijakan bagi arah pengembangan industri ke depan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PKK Sumsel Gandeng Dinas...
PKK Sumsel Gandeng Dinas Perindustrian Fasilitasi UP2K
Kemenperin Ciptakan...
Kemenperin Ciptakan Teknologi Pengolahan Limbah Cair
Izin Operasional dan...
Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri Dipermudah Saat Pandemi Corona
KPK Bekali Pemahaman...
KPK Bekali Pemahaman Antikorupsi Pejabat Tinggi Kementerian Perindustrian
Kementerian Perindustrian...
Kementerian Perindustrian Cari Perusahaan Pencetus Teknologi Terbaik di 2022
Rekomendasi 7 Sekolah...
Rekomendasi 7 Sekolah Kedinasan di Bawah Naungan Kementerian Perindustrian
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
2 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
2 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
2 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
3 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved