China-Uni Eropa mulai lakukan negosiasi

Jum'at, 21 Juni 2013 - 11:53 WIB
China-Uni Eropa mulai...
China-Uni Eropa mulai lakukan negosiasi
A A A
Sindonews.com - Uni Eropa (UE) mengemukakan, pihaknya telah memulai pembicaraan tingkat menteri dengan China, yang akan membahas masalah atas panel surya dan produk lainnya.

William Fingleton, juru bicara Uni Eropa mengatakan, Menteri Perdagangan China Gao Hucheng dan Komisioner Perdagangan Uni Eropa Karel De Gucht hadir dalam pertemuan ekonomi dan komisi perdagangan bersama.

Sebelumnya, juru bicara Kementerian Perdagangan China, Shen Danyang menyatakan, pembicaraan akan serius meninjau apa yang terjadi sejak setahun lalu dalam hubungan perdagangan bilateral dan mempelajari bagaimana menyelesaikan masalah, termasuk sengketa fotovoltaik (panel surya) perdagangan.

Juru bicara perdagangan Uni Eropa, John Clancy menyebutkan, isu panel surya tidak akan menjadi agenda resmi pertemuan tersebut, tetapi De Gucht dan Gao diperkirakan akan membahas hal tersebut di sela-sela pembicaraan.

"Diskusi teknis tingkat rahasia dengan China telah dimulai di Brussels pekan ini dalam upaya menemukan penyelesaian yang dinegosiasikan," kata Clancy, seperti dilansir dari EU Business, Jumat (21/6/2013).

"Sangat penting untuk menggarisbawahi, bahwa ambisi Uni Eropa tetap menemukan solusi damai sesegera mungkin," tandasnya.

Komisi Eropa, badan eksekutif Uni Eropa, bulan ini mulai memberlakukan tarif rata-rata impor panel surya dari China sebesar 11,8 persen - naik menjadi 47,6 persen pada 6 Agustus, jika tidak ada negosiasi berdasarkan pada komitmen China untuk mengatasi masalah tersebut.

Tarif berlaku sementara selama enam bulan, di mana negara-negara anggota Uni Eropa akan memilih suara pada Desember mendatang, apakah akan dibuat permanen atau tidak.

Selain sel surya, Brussels dan Beijing juga terlibat dalam serangkaian perselisihan yang mencakup produk lain, mulai dari pipa baja hingga anggur, yang memicu kekhawatiran perang dagang.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
1 menit yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
13 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
16 menit yang lalu
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
24 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
52 menit yang lalu
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
1 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved