Momentum kenaikan BBM tak tepat, ini alasan pengamat

Jum'at, 21 Juni 2013 - 15:31 WIB
Momentum kenaikan BBM...
Momentum kenaikan BBM tak tepat, ini alasan pengamat
A A A
Sindonews.com - Pengamat dari ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro berpendapat, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang akan dilakukan pemerintah pada hari ini, salah momentum.

Menurut Komaidi, pemerintah tidak tepat jika momentum kenaikan harga BBM bersubsidi dilakukan pada semester II/2013 karena dikhawatirkan meningkatkan inflasi lantaran mendekati bulan Ramadhan dan Idul Fitri serta tahun ajaran siswa baru, sehingga memberatkan masyarakat.

"Apalagi sebentar lagi mendekati pemilu. Saya kira beban inflasi harus dikendalikan," kata dia dalam acara diskusi di Dewan Pers, Jakarta, Jumat (21/6/2013)

Dia berharap pemerintah mampu mengawal gejolak harga bahan pokok di pasaran, sehingga tidak melampaui ekspektasi yang seharusnya.

"Pemerintah jauh lebih penting menetapkan harga eceran tertinggi, misalnya beras atau harga bahan pokok lainnya ditetapkan di pasaran," kata dia.

Lebih lanjut Komaidi menuturkan, penetapan HET kebutuhan bahan pokok masyarakat dinilai mampu meredam dampak kenaikan harga BBM.

"Ini yang perlu dilakukan oleh pemerintah karena mau tidak mau akan memberikan dampak terhadap tarif angkutan umum dan terhadap harga barang dan jasa karena akan ditentukan oleh produsen," ungkap dia.

Oleh karena itu, pemerintah harus memberikan patokan HET di pasaran agar harga tidak naik semaunya. Hal tersebut, kata Komaidi sudah dilakukan oleh pemerintah DKI dengan melakukan berbagai kajian untuk mengantisipasi kenaikan harga BBM.

"Sehingga perlu diadopsi oleh pemerintah pusat agar barang dan jasa harganya dipasaran relatif terkontrol, sehingga masyarakat tidak terlalu dirugikan. Meskipun mau tidak mau masyarakat pasti terkena dampak dari kenaikan ini," pungkas Komaidi.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi pada malam ini. Adapun, harga BBM jenis premium akan dinaikkan sebesar Rp2.000 per liter menjadi Rp6.500, sedangkan solar naik Rp1.000 menjadi Rp5.500 per liter.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
2 menit yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
2 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
2 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved