Biaya konstruksi tol naik 20% gara-gara BBM
Jum'at, 21 Juni 2013 - 17:25 WIB
Biaya konstruksi tol naik 20% gara-gara BBM
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Tim Pembebasan Tanah (TPT) Tol Cinere-Jagorawi (Cijago), Sugandi mengatakan, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), akan memengaruhi pembangunan tol Cijago.
Namun, pengaruhnya bukan terhadap biaya pembebasan lahan, melainkan dana konstruksi tol yang bakal diusulkan ulang.
"Tentu dana membengkak karena kenaikan harga BBM. Sudah membengkak dari rencana, konstruksi bangunan naik, dana enggak cukup. Kalau pembebasan tanah enggak berpengaruh. Kami masih menghitung ulang," jelasnya kepada wartawan di Depok, Jumat (21/6/2013).
Dia memprediksi kenaikan biaya konstruksi tol akibat dampak kenaikan harga BBM mencapai 10 sampai 20 persen. "Ikut harga baru semua, akibat kenaikan harga BBM enggak mungkin dengan dana yang lama," katanya.
Menurutnya, biaya pembebasan lahan tol Cijago dari mulai seksi I, II, dan II, menelan anggaran Rp1,6 triliun. Setelah seksi I beroperasi pada 2010, saat ini pembebasan seksi II dan III masih dalam proses.
Sugandi mengatakan, pihaknya menargetkan semua pembebasan lahan akan selesai pada Maret 2014. Sementara khusus untuk seksi II, pembebasan ditargetkan selesai pada Desember 2013, sehingga konstruksi bisa langsung dilakukan.
"Dana pembebasan tanah Rp1,6 triliun pembebasan tanah. Senin pekan depan kami juga akan melakukan pembayaran kepada 11 bidang tanah sebesar Rp9 miliar, sisanya Kamis untuk 29 bidang lain," tutur dia.
Namun, pengaruhnya bukan terhadap biaya pembebasan lahan, melainkan dana konstruksi tol yang bakal diusulkan ulang.
"Tentu dana membengkak karena kenaikan harga BBM. Sudah membengkak dari rencana, konstruksi bangunan naik, dana enggak cukup. Kalau pembebasan tanah enggak berpengaruh. Kami masih menghitung ulang," jelasnya kepada wartawan di Depok, Jumat (21/6/2013).
Dia memprediksi kenaikan biaya konstruksi tol akibat dampak kenaikan harga BBM mencapai 10 sampai 20 persen. "Ikut harga baru semua, akibat kenaikan harga BBM enggak mungkin dengan dana yang lama," katanya.
Menurutnya, biaya pembebasan lahan tol Cijago dari mulai seksi I, II, dan II, menelan anggaran Rp1,6 triliun. Setelah seksi I beroperasi pada 2010, saat ini pembebasan seksi II dan III masih dalam proses.
Sugandi mengatakan, pihaknya menargetkan semua pembebasan lahan akan selesai pada Maret 2014. Sementara khusus untuk seksi II, pembebasan ditargetkan selesai pada Desember 2013, sehingga konstruksi bisa langsung dilakukan.
"Dana pembebasan tanah Rp1,6 triliun pembebasan tanah. Senin pekan depan kami juga akan melakukan pembayaran kepada 11 bidang tanah sebesar Rp9 miliar, sisanya Kamis untuk 29 bidang lain," tutur dia.
(izz)
Lihat Juga :