Besok, SMS sosialisasi kenaikan BBM diganti BLSM

Jum'at, 21 Juni 2013 - 22:32 WIB
Besok, SMS sosialisasi...
Besok, SMS sosialisasi kenaikan BBM diganti BLSM
A A A
Sindonews.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengatakan, SMS sosialisasi kenaikan harga BBM akan diganti kontennya dari sebelumnya persiapan kenaikan harga BBM menjadi pemberian dana kompensasi.

"SMS-nya hampir semua sudah diberikan dan mulai besok beda isinya. Sebelumnya kepada persiapan kenaikan harga BBM, setelah hari ini itu pemberitahuan tentang pemberian dana kompensasi," ujarnya di gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (21/6/2013).

Dia menekankan, ini bukanlah pencabutan subsidi, tetapi kenaikan harga BBM ini adalah bentuk pengurangan subsidi agar kondisi keuangan negara semakin sehat.

"Sekarang Insya Allah pengumuman, subsidi BBM itu tidak dicabut. Sekarang masih disubsidi. Tapi kan yang lalu disubsidi sampai Rp4.500 per liter, sekarang jadi Rp3.000 per liter. Hanya dikurangi," katanya.

Dia sendiri mengaku besok akan membagikan BLSM di Medan. "Saya besok bagikan BLSM di Medan, di pusat kotanya," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved