Bank di China didesak perkuat manajemen likuiditas

Senin, 24 Juni 2013 - 18:58 WIB
Bank di China didesak...
Bank di China didesak perkuat manajemen likuiditas
A A A
Sindonews.com - Bank Sentral China, PBOC mendesak pemberi pinjaman di negara itu memperkuat manajemen likuiditas, sebagai tanda Beijing tidak berniat melonggarkan kebijakan meskipun terjadi krisis kredit baru-baru ini.

"Saat ini likuiditas keseluruhan dalam sistem perbankan domestik pada tingkat yang wajar," kata pernyataan yang dikeluarkan bank di seluruh negeri, seperti dilansir dari AFP, Senin (24/6/2013).

Itu adalah komentar publik pertama PBOC sejak biaya pinjaman antar bank melonjak ke rekor tertinggi dalam beberapa pekan terakhir, meningkatkan kekhawatiran krisis keuangan potensial di tengah ekonomi China yang melambat.

Para pembuat kebijakan telah menahan diri dari suntikan lebih likuiditas - karena kekhawatiran tentang pertumbuhan utang buruk - yang pada gilirannya membebani perekonomian.

Dalam pernyataannya, bank sentral mengulangi panggilan Perdana Menteri Li Keqiang sebelumnya untuk memanfaatkan dana aktif yang ada guna mendukung perekonomian.

Dia meminta pemberi pinjaman berhati-hati mengelola risiko likuiditas yang mungkin timbul dari ekspansi aktiva kredit terlalu cepat. "Semua lembaga keuangan harus menjaga pertumbuhan kredit pada tingkat yang stabil dan moderat," tegasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
32 menit yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
46 menit yang lalu
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
1 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
11 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
12 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
14 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved