Ini Strategi Investasi TUGU di Tengah Fluktuasi Nilai Tukar Rupiah
Selasa, 24 Desember 2024 - 18:49 WIB
loading...
Strategi investasi TUGU di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Tren pelemahan rupiah berlanjut dalam beberapa waktu terakhir. Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) pada Jumat 20 Desember 2024 ditutup di Rp 16.270/USD. Kurs dolar AS kembali tembus level Rp16.000 pada awal pekan lalu dan bertahan sepanjang 5 hari perdagangan.
Analis Phintraco Sekuritas Nurwachidah menjelaskan pelemahan nilai tukar rupiah terutama disebabkan oleh aliran modal asing yang keluar dari pasar keuangan domestik di tengah ekspektasi pemangkasan suku bunga acuan bank sentral AS (The Fed) yang lebih terbatas di tahun 2025.
"Memang pemangkasan suku bunga Fed di Desember 2024 sesuai dengan perkiraan, tapi pernyataan bahwa di tahun 2025 ruang pemangkasan yang terbatas memantik outflows. Di sepanjang pekan lalu, asing setidaknya net sell Rp 8,8 triliun dari pasar keuangan Indonesia," ungkap Nur, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (24/12/2024).
Baca Juga: Rupiah Sudah Sentuh Rp16.312 per Dolar AS, Apa Biang Keroknya?
Menurut dia pelemahan nilai tukar rupiah menimbulkan risiko terutama bagi sektor keuangan tak terkecuali untuk asuransi umum. Namun ia menilai risiko fluktuasi nilai tukar tersebut seharusnya sudah mulai diantisipasi oleh para pelaku industri.
Analis Phintraco Sekuritas Nurwachidah menjelaskan pelemahan nilai tukar rupiah terutama disebabkan oleh aliran modal asing yang keluar dari pasar keuangan domestik di tengah ekspektasi pemangkasan suku bunga acuan bank sentral AS (The Fed) yang lebih terbatas di tahun 2025.
"Memang pemangkasan suku bunga Fed di Desember 2024 sesuai dengan perkiraan, tapi pernyataan bahwa di tahun 2025 ruang pemangkasan yang terbatas memantik outflows. Di sepanjang pekan lalu, asing setidaknya net sell Rp 8,8 triliun dari pasar keuangan Indonesia," ungkap Nur, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (24/12/2024).
Baca Juga: Rupiah Sudah Sentuh Rp16.312 per Dolar AS, Apa Biang Keroknya?
Menurut dia pelemahan nilai tukar rupiah menimbulkan risiko terutama bagi sektor keuangan tak terkecuali untuk asuransi umum. Namun ia menilai risiko fluktuasi nilai tukar tersebut seharusnya sudah mulai diantisipasi oleh para pelaku industri.
Lihat Juga :