Pebisnis wisata mulai genjot promosi via online

Senin, 24 Juni 2013 - 20:12 WIB
Pebisnis wisata mulai...
Pebisnis wisata mulai genjot promosi via online
A A A
Sindonews.com - Penetrasi internet yang semakin tumbuh harus dimanfaatkan oleh para pegiat dunia pariwisata. Pasalnya, dengan promosi di jagad maya ini memilik akses yang tidak terbatas.

Lahan ini mulai digarap serius oleh para pebisnis pariwisata. Contohnya, PT Darmawisata Indonesai, salah satu pelaku bisnis perjalanan wisata. Untuk menyasar para Wisata mancanegara (Wisman) ini, CEO PT Darmawisata Indonesia, Husin, telah me-launching website.

"Website ini kami sediakan dalam dua bahasa, yaitu Indonesia dan Inggris. Ke depan akan kami lengkapi dengan bahasa Arab dan China. Karena kendala yang terjadi sejauh ini adalah bahasa. Dampaknya cukup besar, banyak wisatawan luar negeri yang tertarik untuk berkunjung di sini," kata Husain saat soft launching PT Darmawisata Indonesia, di Surabaya, Senin (24/6/2013).

Dengan sistim online ini, kata Husin, ada wisatawan dari Swedia yang ingin berwisata ke Walisongo. Padahal, wisatawan itu adalah non muslim. Tentunya hal itu menunjukkan betapa tingginya potensi wisata jika dikemas secara online.

Terkait persentase wisatawan yang melakukan transaksi di perusahaannya, dia mengatakan mencapai 50 persen untuk wisatawan mancanegara dan 50 persen wisatawan domestik.

"Memang saat ini masih seimbang, tetapi kami yakin kedepan akan lebih besar mancanegara, mungkin bisa mencapai 70 persen mancanegara dan hanya 30 persen domestik. Sebab potensinya memang cukup menjanjikan," terang Husin.

Dia menuturkan beberapa destinasi wisata yang cukup menarik bagi wisatawan asing adalah wisata alam, seperti rafting di Probolinggo atau wisata pegunungan, seperti Bromo. "Selain itu, wisata religi juga sangat menarik minat mereka," katanya.

Lebih lanjut, dia menuturkan bahwa bisnis tour dan travel memang cukup menjanjikan, baik untuk wisatawan mancanegara ataupun wisatawan domestik. Apalagi saat libur sekolah dan menjelang lebaran, hampir seluruh produk menjadi incaran pembeli. Di Darmawisata Indonesia, pada bulan-bulan ini transaksi mengalami lonjakan hingga 30 persen untuk seluruh produk, mulai dari penjualan tiket hingga penjualan paket wisata.

"Tahun ini, kami menargetkan bisa menggandeng sekitar 2.000 agen dan corporate. Sampai saat ini sudah mencapai 1.000 agen dan corporate yang sudah bergabung," tegasnya

Sementara, Sekjen Asosiasi Tour dan Travel Indonesia (Asita) Jatim, Nanik Sutaningtyas mengatakan, potensi wisata mancenagara, khususnya di wilayah ASEAN sangat besar. Selain karena ketertarikan mereka tinggi dan jarak yang cukup dekat, hal ini juga disebabkan karena ketersediaan penerbangan langsung dari Indonesia ke sejumlah negara di kawasan ASEAN.

"Apalagi Darmawisata Indonesia ini memiliki sumberdaya manusia dengan kreatifitas andal. Pastinya mereka mampu membidik pasar ini, salah satunya dengan website dan pameran yang kerap mereka adakan," katanya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jadi Momok Wisatawan,...
Jadi Momok Wisatawan, Aturan Karantina Pariwisata Dihapus?
World Tourism Day 2020...
World Tourism Day 2020 Jadi Momentum Pengembangan Pariwisata di Pedesaan
Dongkrak Pariwisata,...
Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam
Kehadiran Wahana Terbesar...
Kehadiran Wahana Terbesar Bakal Bangkitkan Pariwisata Bali
Dorong Pariwisata Indonesia...
Dorong Pariwisata Indonesia Makin Mendunia Lewat Konten YouTube
Federasi Pariwisata...
Federasi Pariwisata Sarbumusi Dukung Pemerintah Percepat Pemulihan Pariwisata
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
5 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
5 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
6 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
6 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
6 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
6 jam yang lalu
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved