Direct Line akan pangkas 2.000 karyawan

Rabu, 26 Juni 2013 - 15:13 WIB
Direct Line akan pangkas...
Direct Line akan pangkas 2.000 karyawan
A A A
Sindonews.com - Direct Line Insurance Group Plc (DLGD.L), perusahaan asuransi asal Inggris yang diselamatkan Royal Bank of Scotland (RBS.L), melaporkan bahwa mereka akan memangkas 2.000 pekerja.

"Ini adalah langkah lain dalam transformasi yang sedang berlangsung di Grup Direct Line dan bagian penting dari tujuan kami mendapatkan kembali daya saing," kata Kepala Eksekutif Direct Line, Paul Geddes, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (26/62013).

"Sementara kami terus berinvestasi dalam bisnis dengan tujuan pasar berubah cepat. Jelas bahwa kita perlu menjadi lebih efisien untuk memberikan pelayanan yang baik dan nilai pelanggan yang kami harapkan," jelasnya.

Pengurangan pegawai dilakukan terutama di kantor pusat dan seluruh fungsi pendukung kelompok perusahaan, yang mempekerjakan total sekitar 14.400 staf.

Langkah ini dilakukan setelah perusahaan induk RBS meluncurkan partial flotation di Direct Line, pada Oktober lalu, menjelang penjualan penuh yang diusulkan pada akhir tahun depan.

Uni Eropa sendiri telah memerintahkan RBS menjual Direct Line - pemimpin asuransi terbesar Inggris di bidang kendaraan dan rumah - setelah bank Skotlandia menerima sejumlah besar bantuan dari negara setelah krisis keuangan 2008.

RBS harus menyerahkan kontrol Direct Line pada akhir tahun ini dan harus melakukan divestasi seluruh sahamnya pada akhir 2014. Diketahui, 81 persen RBS dimiliki pemerintah Inggris setelah mencapai bailout.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hasil Studi Dell: Perusahaan...
Hasil Studi Dell: Perusahaan Mau Cepat Beralih Digital atau Mau Gagal?
Hobi Pemerintah Gandeng...
Hobi Pemerintah Gandeng Perusahaan Asing Dikritik
3 Perusahaan Rusia di...
3 Perusahaan Rusia di Indonesia, Nomor 1 Pernah Hengkang Kini Ditawarkan Lagi
Ini 5 Perusahaan Asal...
Ini 5 Perusahaan Asal Amerika Serikat yang Beroperasi di Indonesia, Nomor 4 Pernah Untung Rp 4,5 Triliun
Program Tiga Juta Rumah...
Program Tiga Juta Rumah Siap Dijalankan, Akan Libatkan Perusahaan Asing
Satu Perusahaan Migas...
Satu Perusahaan Migas Asing Kabur Lagi, Indonesia Ribet?
Berita Terkini
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
11 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Distribusi Pertalite 19 SPBU di Bogor
56 menit yang lalu
Rombak Aturan, Purbaya...
Rombak Aturan, Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak
1 jam yang lalu
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
2 jam yang lalu
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
11 jam yang lalu
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
11 jam yang lalu
Infografis
Line Up Timnas Indonesia...
Line Up Timnas Indonesia U-22 Lawan Filipina di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved