PM Australia desak China selesaikan perdagangan bebas

Jum'at, 28 Juni 2013 - 14:09 WIB
PM Australia desak China...
PM Australia desak China selesaikan perdagangan bebas
A A A
Sindonews.com - Perdana Menteri Australia Kevin Rudd mendesak China melanjutkan perjanjian perdagangan bebas (FTA) antar-kedua negara yang sempat terhenti.

Rudd kembali memimpin Australia pekan ini, dalam sebuah pesta demokrasi yang hampir identik saat digulingkan wakilnya, Julia Gillard pada 2010. Kebijakan luar negeri menonjol dalam konferensi pers pertamanya hari ini.

Pembicaraan FTA dengan mitra dagang utama (China) pertama dimulai pada 2005. Namun, berulang kali terhenti lebih dari 18 putaran pada isu-isu termasuk pertanian dan batas atas investasi untuk perusahaan-perusahaan milik negara China.

Rudd mengatakan, hubungan Australia dengan China dalam kerangka kerja yang sangat baik dan kedua negara memiliki kepentingan ekonomi yang sama besar. Untuk itu, dia meminta Beijing datang duduk satu meja dan menyelesaikan FTA.

"Ini telah menjadi sulit, proses yang sulit, dan saya akan mengatakan kepada teman-teman kita di Beijing mari kita menyimpulkan perjanjian perdagangan bebas antara China dan Australia," tandas Rudd, seperti dilansir dari AFP, Jumat (28/6/2013).

Dia menambahkan, ada peluang besar bagi warga Australia untuk melakukan jauh lebih baik di pasar pertanian China dan menolak kekhawatiran industri lokal di sana.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
34 menit yang lalu
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
10 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
11 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
13 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
14 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
15 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved