Mengawali semester II, IHSG berpotensi menguat

Senin, 01 Juli 2013 - 08:06 WIB
Mengawali semester II,...
Mengawali semester II, IHSG berpotensi menguat
A A A
Sindonews.com - Positifnya penutupan perdagangan akhir pekan lalu, sedikit banyak akan turut berimbas pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) awal pekan ini, yang sekaligus mengawali semester II di tahun 2013.

"Pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan akan berada pada support 4.700-4.743 dan resistance 4.825-4.844," kata Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, Senin (1/7/2013).

Berpola menyerupai white marubozu melewati middle bollinger bands (MBB). MACD masih bergerak naik dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic telah meninggalkan area oversold.

Menurutnya, untuk memperkuat kuda-kuda IHSG terhada serangan pelemahan, maka perlu didukung lagi dengan sentimen positif. Pasalnya, IHSG masih rentan terhadap pelemahan bila tidak didukung dengan sentimen positif.

"Dengan adanya tambahan gap di level 4.621-4.644, maka membuat IHSG rentan sehingga mudah terkoreksi bila tidak didukung dengan sentimen yang ada," tandasnya.

Menilik pergerakan saham pekan lalu, lanjut Reza, dapat diindikasikan IHSG akan kembali menguat.

Sepanjang perdagangan hari Jumat, IHSG menyentuh level 4.818,90 (level tertingginya) di akhir sesi 2 dan menyentuh level 4.721,58 (level terendahnya) di awal sesi 1 dan berakhir di level 4.818,90.

Volume perdagangan naik dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan penurunan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.

"Laju IHSG yang kembali melewati target resisten kami (4.712-4.758) memberikan penilaian yang positif. Apalagi dengan telah lunasnya utang gap (4.562-4.620) dan (4.743-4.801), diharapkan dapat membantu kenaikan lanjutan," imbuhnya.

Masih positifnya laju bursa saham AS setelah data-data yang dirilis menunjukkan pertumbuhan yang lebih lambat dari perkiraan berimbas positif pada laju bursa saham Asia.

Ditambah lagi dengan mulai menggeliatnya saham-saham di China pasca meredanya krisis likuiditas perbankannya memberikan hawa yang positif pada laju IHSG. Padahal sebelumnya laju IHSG sempat tertahan setelah kenaikan cukup signifikan dalam dua hari sebelumnya.

Mulai tercatatnya nett buy asing, menguatnya nilai rupiah, dan positifnya pembukaan indeks saham Eropa turut membantu laju penguatan IHSG.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akhiri Pekan di Zona...
Akhiri Pekan di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke Level 6.072
IHSG Diramal Masih Lesu,...
IHSG Diramal Masih Lesu, Hari Ini Potensi di Kisaran 6.047-6.107
Menunggu Data Ekonomi...
Menunggu Data Ekonomi AS, IHSG Masih Berpeluang Menguat
IHSG Kebakaran, Saham...
IHSG 'Kebakaran', Saham Farmasi dan Telekomunikasi Tetap 'Adem'
IHSG Pekan Ini Diramal...
IHSG Pekan Ini Diramal Terkoreksi di 5.890-6.130, Simak Saran Analis
IHSG Diprediksi Kokoh...
IHSG Diprediksi Kokoh di Awal Pekan, Ini Beberapa Saham Pilihan
Berita Terkini
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
57 menit yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
3 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
3 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
4 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
5 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
7 jam yang lalu
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved