Awal pekan, IHSG dibayangi aksi profit taking
Senin, 01 Juli 2013 - 08:39 WIB
Awal pekan, IHSG dibayangi aksi profit taking
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini diprediksi akan dibayangi aksi ambil untung (profit taking), sehingga penguatan yang terjadi dalam rentang terbatas.
"Mengawali pekan ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas di tengah ancaman akan aksi ambil untung," kata Analis Riset PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, Senin (1/7/2013).
Dia memprediksi, IHSG akan bergerak pada kisaran support-resistance 4.750-4.890.
Sementara IHSG pada akhir pekan lalu ditutup menguat didukung oleh kenaikan yang terjadi pada bursa regional. Kenaikan di bursa regional didukung oleh komentar beberapa petinggi the Fed bahwa stimulus kemungkinan masih akan berlanjut.
Consumer spending Amerika bulan Mei naik 0,3 persen, rebound dari penurunan bulan sebelumnya sebesar 0,3 persen. Sedangkan consumer incomes Mei naik 0,5 persen lebih baik dari perkiraan.
Fed Bank of New York President William C. Dudley mengatakan bahwa program pembelian surat utang oleh the Fed kemungkinan diperpanjang jika kinerja ekonomi meleset dari yang diperkirakan.
Ada juga petinggi the Fed lainnya, Fed Governor Jerome Powell mengatakan bahwa pengurangan stimulus sangat tergantung dengan perkembangan ekonomi, jadi pengurangan stimulus ini tidak ditentukan oleh kalender/waktu tetapi lebih oleh data ekonomi.
Komentar-komentar tersebut keluar setelah pertumbuhan ekonomi AS kuartal I/2013 direvisi turun dari 2,4 persen menjadi 1,8 persen.
Selain faktor berita eksternal, pergerakan indeks juga diindikasikan dipengaruhi oleh aksi window dressing semester I/2013, setelah pekan sebelumnya IHSG bergerak dalam tren negatif.
"Mengawali pekan ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas di tengah ancaman akan aksi ambil untung," kata Analis Riset PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, Senin (1/7/2013).
Dia memprediksi, IHSG akan bergerak pada kisaran support-resistance 4.750-4.890.
Sementara IHSG pada akhir pekan lalu ditutup menguat didukung oleh kenaikan yang terjadi pada bursa regional. Kenaikan di bursa regional didukung oleh komentar beberapa petinggi the Fed bahwa stimulus kemungkinan masih akan berlanjut.
Consumer spending Amerika bulan Mei naik 0,3 persen, rebound dari penurunan bulan sebelumnya sebesar 0,3 persen. Sedangkan consumer incomes Mei naik 0,5 persen lebih baik dari perkiraan.
Fed Bank of New York President William C. Dudley mengatakan bahwa program pembelian surat utang oleh the Fed kemungkinan diperpanjang jika kinerja ekonomi meleset dari yang diperkirakan.
Ada juga petinggi the Fed lainnya, Fed Governor Jerome Powell mengatakan bahwa pengurangan stimulus sangat tergantung dengan perkembangan ekonomi, jadi pengurangan stimulus ini tidak ditentukan oleh kalender/waktu tetapi lebih oleh data ekonomi.
Komentar-komentar tersebut keluar setelah pertumbuhan ekonomi AS kuartal I/2013 direvisi turun dari 2,4 persen menjadi 1,8 persen.
Selain faktor berita eksternal, pergerakan indeks juga diindikasikan dipengaruhi oleh aksi window dressing semester I/2013, setelah pekan sebelumnya IHSG bergerak dalam tren negatif.
(rna)
Lihat Juga :