Angka kemiskinan Sulbar mencapai 154 ribu jiwa

Senin, 01 Juli 2013 - 15:24 WIB
Angka kemiskinan Sulbar...
Angka kemiskinan Sulbar mencapai 154 ribu jiwa
A A A
Sindonews.com - Hingga bulan Maret 2013, penduduk miskin di Sulawesi Barat (Sulbar) tercatat sebanyak 154,01 ribu jiwa atau sebesar 12,30 persen. Berdasarkan data pada BPS Sulbar, angka itu turun sebanyak 6,5 ribu jiwa atau 4,07 persen, dibandingkan dengan penduduk miskin pada September 2012 Sebesar 160,6 ribu jiwa.

"Persentase penduduk miskin di Sulbar turun sebesar 0,71 persen poin. Dari 13,01 persen pada bulan September 2012, menjadi 12,30 persen pada bulan Maret 2013," sebut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulbar Setianto, saat ekspose di kantornya, Senin (1/7/2013).

Selama bulan September 2012 sampai Maret 2013, lanjutnya, jumlah dan persentase penduduk miskin di daerah perkotaan maupun perdesaan mengalami penurunan. Untuk daerah perkotaan berkurang sebanyak 1,9 ribu jiwa atau 0,84 persen. Dan daerah perdesaan berkurang sebanyak 4,6 ribu jiwa atau 0,65 persen.

Menurut Setianto, kontribusi komoditi makanan terhadap garis kemiskinan lebih besar dibandingkan kontribusi komoditi bukan makanan. Seperti perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan.

"Pada Maret 2013, kontribusi garis kemiskinan makanan terhadap garis kemiskinan sebesar 79,33 persen. Angka ini tidak jauh berbeda dengan September 2012 yang sebesar 80,90 persen," katanya.

Pada Maret 2013, ada enam komoditi makanan yang memberikan kontribusi terbesar terhadap nilai garis kemiskinan di perkotaan dan perdesaan. Yaitu beras, rokok kretek filter, tongkol/tuna/cakalang, gula pasir, minyak kelapa dan mie instan.

"Sementara dua komoditi bukan makanan yang memberikan kontribusi terbesar terhadap nilai garis kemiskinan baik perkotaan dan perdesaan yaitu biaya perumahan dan pendidikan," ungkapnya.

Selama September 2012-Maret 2013, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) menunjukkan peningkatan. Ini mengindikasikan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin cenderung semakin menjauhi garis kemiskinan dan ketimpangan pengeluaran diantara penduduk miskin itu sendiri juga semakin meningkat.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
2 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
2 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
4 jam yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
4 jam yang lalu
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
5 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
5 jam yang lalu
Infografis
6 Tentara Israel Bunuh...
6 Tentara Israel Bunuh Diri, Ribuan Lainnya Gangguan Jiwa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved