IHSG diprediksi masih dalam tren melemah

Rabu, 03 Juli 2013 - 08:14 WIB
IHSG diprediksi masih...
IHSG diprediksi masih dalam tren melemah
A A A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampak berada pada posisi yang kurang nyaman. Dari sisi teknikal yang cenderung bearish, IHSG juga minim sentimen positif sehingga cenderung akan mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini.

"Pada perdagangan hari ini, diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.696-4.713 dan resistance 4.783-4.815," kata Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, Rabu (3/7/2013).

Berpola menyerupai bearish engulfing di atas middle bollinger bands (MBB). MACD naik terbatas dengan histogram positif yang memendek. RSI, William's %R, dan stochastic mulai menurun dari area overbought.

"Diharapkan positifnya bursa saham AS bisa berimbas baik pada IHSG, sehingga IHSG tidak mendekati utang gap di 4.620-4.644," lanjut Reza.

Menilik perdagangan kemarin, IHSG sepanjang perdagangan sempat menyentuh level 4.810,57 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4.729,38 (level terendahnya) jelang preclosing dan berakhir di level 4.728,70.

Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.

"Laju IHSG yang melemah di bawah target support kami (4.732-4.755) memberikan rasa yang tidak aman dan nyaman," pungkas Reza.

Laju positif bursa saham AS dan Eropa pasca dirilisnya kenaikan indeks manufaktur tampaknya belum berimbas pada menghijaunya bursa saham Asia, terutama IHSG yang sempat mengalami kenaikan, namun tidak bertahan lama.

Masih kuatnya tekanan jual memaksa IHSG tidak mampu bertahan di zona positif. Belum lagi dari aksi asing yang kembali mencatatkan nett sell membuat tekanan bagi IHSG semakin berat.

Posisi HSI yang negatif pasca libur dan kembali negatifnya pembukaan pasar saham Eropa menambah pelemahan bagi IHSG.

Indeks saham Asia bergerak variatif, dimana HSI melemah pasca libur setelah baru merespon penurunan indeks manufaktur China dan pemangkasan proyeksi pertumbuhan China pada kuartal II/2013 menjadi 7,6 persen dari 7,7 persen.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akhiri Pekan di Zona...
Akhiri Pekan di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke Level 6.072
IHSG Diramal Masih Lesu,...
IHSG Diramal Masih Lesu, Hari Ini Potensi di Kisaran 6.047-6.107
Menunggu Data Ekonomi...
Menunggu Data Ekonomi AS, IHSG Masih Berpeluang Menguat
IHSG Kebakaran, Saham...
IHSG 'Kebakaran', Saham Farmasi dan Telekomunikasi Tetap 'Adem'
IHSG Berpeluang Reli...
IHSG Berpeluang Reli di 6.078-6.150, Cermati Saham Ini
Varian Delta Masih Jadi...
Varian Delta Masih Jadi Sentimen Utama di Pasar Saham
Berita Terkini
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
11 menit yang lalu
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
9 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
10 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
13 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
14 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
15 jam yang lalu
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved