Wall Street ditutup terkoreksi

Rabu, 03 Juli 2013 - 08:50 WIB
Wall Street ditutup...
Wall Street ditutup terkoreksi
A A A
Sindonews.com - Saham di Bursa Wall Street pada perdagangan Selasa waktu setempat ditutup terkoreksi akibat memanasnya situasi ekonomi-politik di sejumlah negara.

Indeks utama di Bursa Amerika Serikat (AS) hingga awal pedagangan sore menguat didorong positifnya data penjualan mobil dan pesanan pabrik. Namun, gejolak di sejumlah negara membuat Bursa tergelincir pada akhir sesi sore.

"Kami melihat pola, di mana pasar saham mulai menguat pada sesi awal perdagangan, tetapi sedikit terkoreksi karena bbeerapa investor melakukan penjualan di sesi sore," kata Analis Schaeffer Investment Research, Ryan Detrick seperti dilansir Reuters, Rabu (3/7/2013).

Menurut dia, dengan tidak adanya berita utama dan pasar saham AS yang akan tutup lebih awal pada Rabu dan Kamis untuk memeperingkati Hari Kemerdekaan menyebabkan pelaku pasar menyesuaikan posisinya sebelum laporan nonfarm payrolls akan dirilis pada Jumat.

Pada perdagangan terakhir, indeks Dow Jones ditutup turun 42,55 poin atau 0,28 persen menjadi 14,932.41; indeks Standard & Poor 500 merosot 0,88 poin atau 0,05 persen menjadi 1.614,08 dan indeks Nasdaq tergelincir 1,09 poin atau 0,03 persen menjadi 3.433,40.

Tercatat, sebanyak 6,1 miliar saham ditransaksikan di New York Stock Exchange, Nasdaq dan NYSE MKT. Angka tersebut sedikit di bawah rata-rata harian tahun ini sebesar 6,4 miliar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
13 menit yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
27 menit yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
27 menit yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
40 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
53 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Infografis
5 Pabrik Bakal Ditutup,...
5 Pabrik Bakal Ditutup, Gelombang PHK Ancam Karyawan Kimia Farma
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved