Bank DKI janji permudah nasabah yang ajukan kredit
Rabu, 03 Juli 2013 - 16:34 WIB
Bank DKI janji permudah nasabah yang ajukan kredit
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berjanji, Bank DKI cabang Bandung akan memberikan kemudahan bagi nasabahnya. Termasuk yang mengajukan kredit.
Dia mencontohkan, jika seseorang mengajukan pinjaman kredit sekitar Rp100 juta, Bank DKI akan memberikannya lebih dari yang dibutuhkan. "Bisa saja pinjam pada kami cuma Rp100 juta. Tapi kalau nanti kami kaji bapak harusnya butuh Rp500 juta, kami kasih (pinjam) Rp500 juta," kata Ahok usai launching Bank DKI di Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/7/2013).
Menurutnya, pengaju kredit jangan berpikir sebaliknya. Misalnya, ketika mengajukan pinjaman Rp100 juta, maka bank akan memberikan pinjaman kurang dari Rp100 juta. "Jangan berpikir saya mengajukan Rp100 juta lalu dikurangi (oleh bank) jadi Rp50 juta," ungkapnya.
Justru sebaliknya, Bank DKI akan memberi pinjaman lebih besar dari jumlah pengajuan kredit. "Kalau begitu dikaji anda butuh Rp500 juta, kami akan yakinkan, anda harus ambil Rp500 juta, bukan Rp100 juta," jelasnya.
Tujuan dari kemudahan itu, kat Ahok, agar masyarakat mendapat modal yang cukup untuk mengembangkan usahanya. "Itu supaya (usaha) Anda lebih bagus. Nah itu perbankan DKI, konsepnya seperti itu," ujar dia.
Ahok kembali mengungkapkan akan membantu para pengusaha Bandung agar lebih berkembang. Pihaknya sedang mengupayakan agar kawasan Monas jadi area pameran produk. Para pengusaha yang dibina Bank DKI, akan diberi kemudahan untuk memamerkan produknya di sana.
Tahun ini, Pemprov DKI akan melakukan kajian agar Monas bisa jadi area untuk pameran berbagai produk. Tahun depan, proses pembangunan dan penataan Monas diharapkan bisa dilakukan. Pada 2017 penataan Monas diharapkan selesai.
Dia mencontohkan, jika seseorang mengajukan pinjaman kredit sekitar Rp100 juta, Bank DKI akan memberikannya lebih dari yang dibutuhkan. "Bisa saja pinjam pada kami cuma Rp100 juta. Tapi kalau nanti kami kaji bapak harusnya butuh Rp500 juta, kami kasih (pinjam) Rp500 juta," kata Ahok usai launching Bank DKI di Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/7/2013).
Menurutnya, pengaju kredit jangan berpikir sebaliknya. Misalnya, ketika mengajukan pinjaman Rp100 juta, maka bank akan memberikan pinjaman kurang dari Rp100 juta. "Jangan berpikir saya mengajukan Rp100 juta lalu dikurangi (oleh bank) jadi Rp50 juta," ungkapnya.
Justru sebaliknya, Bank DKI akan memberi pinjaman lebih besar dari jumlah pengajuan kredit. "Kalau begitu dikaji anda butuh Rp500 juta, kami akan yakinkan, anda harus ambil Rp500 juta, bukan Rp100 juta," jelasnya.
Tujuan dari kemudahan itu, kat Ahok, agar masyarakat mendapat modal yang cukup untuk mengembangkan usahanya. "Itu supaya (usaha) Anda lebih bagus. Nah itu perbankan DKI, konsepnya seperti itu," ujar dia.
Ahok kembali mengungkapkan akan membantu para pengusaha Bandung agar lebih berkembang. Pihaknya sedang mengupayakan agar kawasan Monas jadi area pameran produk. Para pengusaha yang dibina Bank DKI, akan diberi kemudahan untuk memamerkan produknya di sana.
Tahun ini, Pemprov DKI akan melakukan kajian agar Monas bisa jadi area untuk pameran berbagai produk. Tahun depan, proses pembangunan dan penataan Monas diharapkan bisa dilakukan. Pada 2017 penataan Monas diharapkan selesai.
(izz)
Lihat Juga :