JSMR akan terbitkan PUB senilai Rp6 T
Kamis, 04 Juli 2013 - 09:47 WIB
JSMR akan terbitkan PUB senilai Rp6 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Jasa Marga Tbk (JSMR) tengah berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan dengan total nilai mencapai Rp6 triliun.
Sebagai tahap pertama, perusahaan operator jalan tol pelat merah ini akan menerbitkan obligasi dengan nilai emisi sebesar Rp2,1 triliun. Rencananya, obligasi berkelanjutan tahap I ini akan dirilis pada akhir bulan September 2013.
Corporate Secreatary JSMR, David Wijayatno menerangkan bahwa hingga saat ini, proses penerbitan obligasi berkelanjutan perseroan tahap I tersebut telah sampai pada pengajuan pernyataan efektif kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Di samping itu, perseroan juga telah menunjuk pelaksana penjamin emisi (underwriter) obligasi.
"Kita sudah tunjuk penjamin emisi, yaitu Mandiri Sekuritas. Sekarang sedang proses pengajuan ke OJK," kata David di Kantor Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, Kamis (4/7/2013).
Lebih lanjut David menyebutkan, dana hasil penerbitan obligasi berkelanjutan tahap I akan digunakan untuk pembiayaan kembali (refinancing) utang yang akan jatuh tempo dan tambahan modal kerja pembangunan jalan tol.
Dia merinci, dari dana hasil obligasi Rp2,1 triliun, seebsar Rp1,7 tiriun digunakan untuk refinancing pembayaran obligasi jatuh tempo pada Oktober 2013 mendatang. Sisanya Rp400 miliar untuk pembangunan jalan tol.
"Jadi untuk setoran modal proyek yang sudah ada, sebagai contoh ada ruas tol gempol-pasuruan dan tol-tol lainnya," terangnya.
Sementara obligasi ini telah mendapat penilaian dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dengan predikat AA (double A).
Sebagai tahap pertama, perusahaan operator jalan tol pelat merah ini akan menerbitkan obligasi dengan nilai emisi sebesar Rp2,1 triliun. Rencananya, obligasi berkelanjutan tahap I ini akan dirilis pada akhir bulan September 2013.
Corporate Secreatary JSMR, David Wijayatno menerangkan bahwa hingga saat ini, proses penerbitan obligasi berkelanjutan perseroan tahap I tersebut telah sampai pada pengajuan pernyataan efektif kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Di samping itu, perseroan juga telah menunjuk pelaksana penjamin emisi (underwriter) obligasi.
"Kita sudah tunjuk penjamin emisi, yaitu Mandiri Sekuritas. Sekarang sedang proses pengajuan ke OJK," kata David di Kantor Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, Kamis (4/7/2013).
Lebih lanjut David menyebutkan, dana hasil penerbitan obligasi berkelanjutan tahap I akan digunakan untuk pembiayaan kembali (refinancing) utang yang akan jatuh tempo dan tambahan modal kerja pembangunan jalan tol.
Dia merinci, dari dana hasil obligasi Rp2,1 triliun, seebsar Rp1,7 tiriun digunakan untuk refinancing pembayaran obligasi jatuh tempo pada Oktober 2013 mendatang. Sisanya Rp400 miliar untuk pembangunan jalan tol.
"Jadi untuk setoran modal proyek yang sudah ada, sebagai contoh ada ruas tol gempol-pasuruan dan tol-tol lainnya," terangnya.
Sementara obligasi ini telah mendapat penilaian dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dengan predikat AA (double A).
(rna)
Lihat Juga :