Atasi kemacetan Jakarta, JSMR siapkan Rp400 M
Kamis, 04 Juli 2013 - 10:28 WIB
Atasi kemacetan Jakarta, JSMR siapkan Rp400 M
A
A
A
Sindonews.com - PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mengaku telah menyiapkan dana sebesar Rp400 miliar untuk melakukan investasi pembangunan sarana jalan raya sebagai upaya menanggulangi kemacetan.
Direktur Utama JSMR, Adityawarman menerangkan, pembangunan sarana jalan raya yang dimaksud adalah pelebaran ruas jalan layang Tomang dan pembangunan jalan layang yang melintasi pintu tol Cililitan.
"Kita sudah siapkan Rp400 milar untuk cawang tambah ruas dan jalan layang dan Tomang tambah sayap jalan layang (tambah ruas jalan layang)," ujar Adityawarman di kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, Kamis (4/7/2013).
Dia menjelaskan, untuk memenuhi kebutuhan dana investasi pembangunan tersebut, perseroan akan memenuhinya dari internal perusahaan, tanpa bantuan dari pemegang saham pengendali, dalam hal ini Kementerian BUMN.
"Kita akan penuhi sendiri dari kas kita. Kalau minta terus, ibarat anak, nanti diusir kita," tandasnya.
Dalam kesempatan terpisah, Corporate Screatary JSMR, David Wijayatno menerangkan, untuk dana pembangunan dan perluasan jalan tersebut akan dimasukkan dalam alokasi belanja modal (capital expenditure/capex) tahun depan.
"Itu masuk belanja modal tahun depan. Kan sekarang masih kajian dulu. Kemungkinan tahun depan baru bisa jalan. Dari pengalaman itu komposisinya (capex) 70 persen perbankan dan 30 persen equity (modal sendiri)," paparnya.
Rencana pembangunan ruas jalan baru tersebut merupakan tindak lanjut dari upaya Jasa Marga untuk mengurangi kemacetan yang salah satunya adalah dengan menghimpun berbagai ide kreatif dari masyarakat dalam rangka memberi solusi atas kemacetan itu sendiri.
Dari program tersebut berhasil terkumpul 10 pemberi usul solusi kemacetan Jakarta terbaik. Sebagai bentuk apresiasi terhadap 10 orang dengan solusi mengatasi kemacetan tersebut, perusahaan operator jalan tol pelat merah ini memberi total hadiah mencapai Rp100 juta.
Direktur Utama JSMR, Adityawarman menerangkan, pembangunan sarana jalan raya yang dimaksud adalah pelebaran ruas jalan layang Tomang dan pembangunan jalan layang yang melintasi pintu tol Cililitan.
"Kita sudah siapkan Rp400 milar untuk cawang tambah ruas dan jalan layang dan Tomang tambah sayap jalan layang (tambah ruas jalan layang)," ujar Adityawarman di kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, Kamis (4/7/2013).
Dia menjelaskan, untuk memenuhi kebutuhan dana investasi pembangunan tersebut, perseroan akan memenuhinya dari internal perusahaan, tanpa bantuan dari pemegang saham pengendali, dalam hal ini Kementerian BUMN.
"Kita akan penuhi sendiri dari kas kita. Kalau minta terus, ibarat anak, nanti diusir kita," tandasnya.
Dalam kesempatan terpisah, Corporate Screatary JSMR, David Wijayatno menerangkan, untuk dana pembangunan dan perluasan jalan tersebut akan dimasukkan dalam alokasi belanja modal (capital expenditure/capex) tahun depan.
"Itu masuk belanja modal tahun depan. Kan sekarang masih kajian dulu. Kemungkinan tahun depan baru bisa jalan. Dari pengalaman itu komposisinya (capex) 70 persen perbankan dan 30 persen equity (modal sendiri)," paparnya.
Rencana pembangunan ruas jalan baru tersebut merupakan tindak lanjut dari upaya Jasa Marga untuk mengurangi kemacetan yang salah satunya adalah dengan menghimpun berbagai ide kreatif dari masyarakat dalam rangka memberi solusi atas kemacetan itu sendiri.
Dari program tersebut berhasil terkumpul 10 pemberi usul solusi kemacetan Jakarta terbaik. Sebagai bentuk apresiasi terhadap 10 orang dengan solusi mengatasi kemacetan tersebut, perusahaan operator jalan tol pelat merah ini memberi total hadiah mencapai Rp100 juta.
(rna)
Lihat Juga :