Angka pengangguran di AS stabil 7,6%

Jum'at, 05 Juli 2013 - 20:31 WIB
Angka pengangguran di...
Angka pengangguran di AS stabil 7,6%
A A A
Sindonews.com - Pertumbuhan pekerjaan di Amerika Serikat (AS) pada Juni 2013, meningkat lebih dari perkiraan. Hal ini memungkinkan Federal Reserve (Fed) lebih dekat melaksanakan rencana memulai kembali skala stimulus moneter besar-besaran pada akhir tahun ini.

Dilansir dari Reuters, Jumat (5/7/2013), Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pengusaha menambah 195.000 pekerjaan baru untuk nonfarm payrolls pada Juni. Sementara tingkat pengangguran bertahan stabil sebesar 7,6 persen karena lebih banyak orang memasuki angkatan kerja.

Pemerintah merevisi payrolls untuk April dan Mei menunjukkan 70.000 lebih banyak pekerjaan yang diciptakan dari yang dilaporkan sebelumnya.

Ekonom yang disurvei Reuters memperkirakan pekerjaan meningkat 165.000 pada bulan lalu dan tingkat pengangguran turun sepersepuluh persentase poin menjadi 7,5 persen.

Laporan kerja diawasi ketat, setelah Ketua Fed Ben Bernanke optimis pada prospek ekonomi, dengan mengatakan bank sentral diperkirakan akan mulai memangkas pembelian obligasi akhir tahun ini.

Laporan kerja juga menunjukkan pendapatan per jam mingguan naik ke angka terbesar sejak November. Hal itu dikombinasikan dengan data yang relatif optimis pada perumahan, penjualan mobil dan manufaktur, membuat Fed lebih mungkin melanjutkan rencana pada September.

Fed membeli obligasi USD85 miliar setiap bulan dalam upaya menjaga biaya pinjaman dan memacu pertumbuhan yang lebih kuat. Di mana sebanyak 28 dari 60 ekonom yang disurvei Reuters pada akhir Juni mengharapkan Fed memulai panggilan kembali pembelian obligasi pada September, dengan sebagian besar mengharapkan program akan berakhir pada Juni 2014.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Ekonomi China Mungkin...
Ekonomi China Mungkin Tidak Akan Pernah Melampaui Ekonomi Amerika
Menjaga Tren Pertumbuhan...
Menjaga Tren Pertumbuhan Ekonomi
Jauh dari Resesi, Aktivitas...
Jauh dari Resesi, Aktivitas Ekonomi Indonesia Kuat dan Membaik
Fleksibilitas APBN Berkelanjutan
Fleksibilitas APBN Berkelanjutan
Perajin Pisau Potong...
Perajin Pisau Potong di Yogyakarta Banjir Pesanan Jelang Idul Adha
Berita Terkini
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
25 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
10 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved