BBMD targetkan penyaluran kredit Rp6,2 T
Senin, 08 Juli 2013 - 17:14 WIB
BBMD targetkan penyaluran kredit Rp6,2 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank Mestika Dharma Tbk (BBMD) menargetkan penyaluran kredit tahun ini sebesar Rp6,2 triliun atau tumbuh 21,56 persen dibanding tahun lalu sebesar Rp5,11 triliun.
Hingga akhir Juni, perseroan telah menyalurkan kredit Rp5,4 triliun atau tumbuh 13 persen dari periode sama tahun lalu. Presiden Direktur BBMD, Achmad S Kartasasmita mengaku optimis, target tersebut dapat tercapai walaupun nilainya lebih tinggi dibandingkan rencana bisnis bank (RBB) perseroan yang mengincar pertumbuhan sebesar 13-15 persen per tahun.
Perseroan mengaku akan menyasar peningkatan penyaluran kredit perseroan di sektor Usaha Kecil dan menengah (UMKM). Untuk itu, perseroan berencana memperluas layanan hingga keluar wilayah Sumatera. Setidaknya perseroan akan membuka tiga kantor layanan baru di Jakarta dan sekitarnya paling lambat akhir tahun ini.
"Saat ini, kontribusi kredit dari sektor UMKM masih yang terbesar sebesar 27-30 persen dari total penyaluran kredit kami. Kantor baru ada di Pekanbaru dan Jambi, sedangkan di Jabodetabek tahun ini," ujarnya usai melakukan pencatatan saham perdana perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin (8/7/2013).
Menurutnya, perseroan juga menargetkan total dana pihak ketiga(DPK) yang terhimpun akan mencapai Rp6,4 triliun pada akhir tahun ini. Target tersebut meningkat 18,5 persen dibandingkan total DPK pada akhir tahun lalu sebesar Rp5,4 triliun.
Hingga akhir Juni, perseroan telah menyalurkan kredit Rp5,4 triliun atau tumbuh 13 persen dari periode sama tahun lalu. Presiden Direktur BBMD, Achmad S Kartasasmita mengaku optimis, target tersebut dapat tercapai walaupun nilainya lebih tinggi dibandingkan rencana bisnis bank (RBB) perseroan yang mengincar pertumbuhan sebesar 13-15 persen per tahun.
Perseroan mengaku akan menyasar peningkatan penyaluran kredit perseroan di sektor Usaha Kecil dan menengah (UMKM). Untuk itu, perseroan berencana memperluas layanan hingga keluar wilayah Sumatera. Setidaknya perseroan akan membuka tiga kantor layanan baru di Jakarta dan sekitarnya paling lambat akhir tahun ini.
"Saat ini, kontribusi kredit dari sektor UMKM masih yang terbesar sebesar 27-30 persen dari total penyaluran kredit kami. Kantor baru ada di Pekanbaru dan Jambi, sedangkan di Jabodetabek tahun ini," ujarnya usai melakukan pencatatan saham perdana perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin (8/7/2013).
Menurutnya, perseroan juga menargetkan total dana pihak ketiga(DPK) yang terhimpun akan mencapai Rp6,4 triliun pada akhir tahun ini. Target tersebut meningkat 18,5 persen dibandingkan total DPK pada akhir tahun lalu sebesar Rp5,4 triliun.
(izz)
Lihat Juga :