Harga minyak di Asia kembali menguat

Rabu, 10 Juli 2013 - 11:05 WIB
Harga minyak di Asia...
Harga minyak di Asia kembali menguat
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia hari ini kembali menguat, didukung keuntungan solid pasar saham Amerika Serikat (AS) dan permintaan kuat di ekonomi terbesar dunia tersebut.

Kekhawatiran tentang gangguan pasokan di Timur Tengah yang disebabkan gejolak di Mesir telah mereda setelah jadwal pemilu diumumkan kemarin, menyusul kudeta militer pekan lalu.

Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Agustus, naik 99 sen menjadi USD104,52 per barel pada perdagangan pagi. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Agustus, naik dua sen menjadi USD107,83.

"Pedagang telah mengalihkan fokus mereka dari kekerasan Mesir ke sentimen positif di pasar ekuitas AS," kata Kelly Teoh, ahli strategi pasar IG Markets, Singapura, seperti dilansir dari Business Standard, Rabu (10/7/2013).

Saham AS ditutup kokoh, lebih tinggi dalam empat hari berturut-turut sebagai sikap optimisme terhadap pendapatan perusahaan. Sebagian besar pasar saham Asia juga naik mengikuti reli di Wall Street.

Keuntungan pasar terjadi meski perkiraan ekonomi terbaru dari IMF, memangkas ekspektasi pertumbuhan ekonomi dunia 2013, menjadi 3,1 persen dari proyeksi pada April 3,3 persen.

Harga minyak juga didukung data dari kelompok industri American Petroleum Institute (API), yang menunjukkan persediaan minyak mentah AS turun 9 juta barel pekan lalu, sebagai kenaikan permintaan energi di ekonomi terbesar dunia itu.

Lee Chen Hoay, analis investasi Phillip Futures, Singapura menyebutkan, data API melampaui ekspektasi pasar untuk penarikan 3,3 juta barel. Sementara Administrasi Informasi Energi AS akan merilis data resmi persediaan minyak untuk pekan hingga 5 Juli, Rabu (10/7/2013) waktu AS.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Melebarkan Sayap Internasional,...
Melebarkan Sayap Internasional, Pegadaian Cetak Kinerja Positif di Timor Leste
10 menit yang lalu
Saham NPGF Melonjak...
Saham NPGF Melonjak 137%, Rumor Akuisisi Picu Optimisme
26 menit yang lalu
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
41 menit yang lalu
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 20252034
45 menit yang lalu
CFX Crypto Conference...
CFX Crypto Conference 2026 Siap Digelar, Bangun Pilar Kepercayaan Aset Digital
59 menit yang lalu
Rupiah Tembus Rp17.930...
Rupiah Tembus Rp17.930 per Dolar AS, Risiko Impor Minyak Makin Besar
1 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved