Rupiah Tembus Rp17.930 per Dolar AS, Risiko Impor Minyak Makin Besar

Rabu, 03 Juni 2026 - 13:22 WIB
loading...
Rupiah Tembus Rp17.930...
Nilai tukar rupiah bergerak melemah tajam hingga menembus level Rp17.930 per dolar AS. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah bergerak melemah tajam hingga menembus level Rp17.930 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu siang. Depresiasi mata uang Garuda ini dipicu oleh lonjakan harga minyak mentah dunia yang berimplikasi pada membengkaknya kebutuhan valuta asing untuk membiayai impor energi nasional.

"Kita melihat bahwa kenaikan harga minyak mentah ini membuat permintaan dolar cukup tinggi, terutama untuk impor minyak yang begitu besar," ujar pengamat pasar uang Ibrahim Assu'aibi dalam analisisnya, Rabu (3/6/2026).

Ibrahim menjelaskan, eskalasi konflik yang terus berlanjut di kawasan Timur Tengah menjadi motor utama di balik melesatnya harga minyak global. Situasi tersebut memaksa pemerintah domestik merogoh kocek valuta asing, khususnya dolar AS, dalam jumlah yang jauh lebih besar guna merampungkan transaksi impor komoditas energi demi memenuhi kebutuhan di dalam negeri.

Baca Juga: Rupiah Ambruk Tembus Rp17.900, IHSG Tiba-tiba Anjlok 2,35%

Berdasarkan data perdagangan terkini, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) merangkak naik ke posisi 94,77 dolar AS per barel. Sementara itu, minyak mentah standar dunia jenis Brent juga melambung tinggi hingga menyentuh level 96,72 dolar AS per barel, yang secara langsung memperberat neraca pembayaran nasional.



Selain faktor beban impor energi, tekanan terhadap mata uang domestik kian diperparah oleh sentimen kebijakan moneter ketat dari AS. Lonjakan harga energi di negara paman sam tersebut diperkirakan bakal mengerek inflasi, sehingga mendorong Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kekayaan RI Keluar Sebabkan...
Kekayaan RI Keluar Sebabkan Rupiah Melemah, Prabowo Analogikan seperti Tubuh Kehabisan Darah
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rekomendasi
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Infografis
Makin Tertarik Gabung...
Makin Tertarik Gabung BRICS dan Siap Tinggalkan Dolar AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved