HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034

Rabu, 03 Juni 2026 - 13:52 WIB
loading...
HGII Perkuat Posisi...
Hero Global Investment Tbk (HGII), perusahaan produsen listrik independen (IPP) berbasis energi baru terbarukan, menegaskan kesiapannya untuk mengambil peran lebih besar dalam akselerasi energi hidro nasional. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Hero Global Investment Tbk (HGII) , perusahaan produsen listrik independen (IPP) berbasis energi baru terbarukan , menegaskan kesiapannya untuk mengambil peran lebih besar dalam akselerasi energi hidro nasional. Hal ini sejalan dengan diterbitkannya Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025–2034 yang menempatkan energi air sebagai sumber Energi Baru Terbarukan (EBT) terbesar kedua dengan target penambahan kapasitas 11,7 gigawatt (GW).

HGII saat ini mengoperasikan PLTM Parmonangan-1 (9 MW) dan PLTM Parmonangan-2 (10 MW) di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, yang keduanya beroperasi penuh di bawah skema Power Purchase Agreement (PPA) dengan PT PLN (Persero). Perseroan juga memiliki saham minoritas pada Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Ujung Batu di Riau berkapasitas 3 MW.

Sebagai perusahaan yang telah lebih dari satu dekade mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) di Sumatera Utara, HGII memiliki keunggulan komparatif yang kuat untuk berkontribusi pada pencapaian target ambisius tersebut.

Baca Juga: Indonesia Mulai Ekspor Listrik EBT ke Singapura, Segini Hitungan Keuntungan Ekonominya

“Energi hidro adalah segmen yang kami kuasai secara mendalam, dari sisi teknis, operasional, hingga kemitraan dengan PLN. RUPTL 2025–2034 membuka ruang yang sangat besar bagi HGII untuk tumbuh bersama kebutuhan energi bersih nasional,” ujar Direktur Utama HGII, Robin Sunyoto.

Kemitraan Global dan Keuangan yang Solid

Kekuatan HGII tidak hanya tercermin dari pipeline proyek, tetapi juga dari fondasi kemitraan internasional yang kokoh. Shikoku Electric Power Co., Inc. (Yonden), perusahaan energi terkemuka dari Jepang yang berpengalaman di lebih dari 10 negara, telah mengakuisisi 25% saham HGII, memberikan akses terhadap keahlian teknis kelas dunia dan jaringan pembiayaan global.

Dari sisi kinerja keuangan, HGII mencatatkan pendapatan sebesar Rp17,96 miliar dengan laba bersih mencapai Rp5,83 miliar pada kuartal 1 tahun 2026. Perseroan juga membukukan peningkatan margin laba bersih menjadi 32,5%, mencerminkan efektivitas strategi bisnis dan efisiensi operasional yang terus terjaga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Miss Indonesia Audrey...
Miss Indonesia Audrey Bianca Ungkap Perjuangan Perdana Jalankan Proyek BWAP di Luar Jawa
Rekomendasi
Kroasia Kalahkan Panama,...
Kroasia Kalahkan Panama, Gol Ante Budimir Jaga Asa Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Berita Terkini
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved