Inflasi Juni di Depok tertinggi kedua nasional

Rabu, 10 Juli 2013 - 16:27 WIB
Inflasi Juni di Depok...
Inflasi Juni di Depok tertinggi kedua nasional
A A A
Sindonews.com - Kenaikan harga bahan pokok dan Bahan Bakar Minyak (BBM) menyebabkan inflasi pada Juni 2013 di Depok mendapat peringkat kedua tingkat nasional.

Kasie Neraca Wilayah dan Analisis BPS Kota Depok, Bambang Pamungkas mengungkapkan, salah satu penyebabnya adalah kenaikan harga BBM, kenaikan tarif angkot dan kenaikan harga ayam potong.

Menurutnya, kenaikan BBM memiliki dampak yang luas menjadi sumber utama dari kenaikan harga. "Memang kalau Ramadan sejumlah barang pada naik. Tapi, dengan kenaikan BBM juga mengakibatkan inflasi kita tertinggi kedua tingkat nasional dan pertama se-Jabodetabek. Aneh, kalau BBM semua kena dampaknya. Bahkan, belum naik saja semua barang pada ikut naik, sementara pendapatan tak ada perubahan," ujarnya, Rabu (10/7/2013).

Bambang mengungkapkan, Pada Juni 2013 di Kota Depok terjadi inflasi sebesar 1,79 persen. Menurutnya, angka inflasi ini adalah yang terbesar sejak Juni 2008. Menurutnya, komoditas penyumbang inflasi terbesar pada Juni 2013 di Kota Depok adalah angkutan dalam kota, bensin, daging ayam ras, cabai merah, petai, dan beras.

Kenaikan tarif angkutan yang terjadi pada pekan terakhir Juni 2013 memberikan sumbangan sebesar 0,48 persen terhadap inflasi. Sementara, kenaikan harga BBM subsidi membuat bensin memberikan andil inflasi sebesar 0,46 persen.

Untuk daging ayam ras memberikan andil terhadap inflasi sebesar 0,37 persen, cabai merah sebesar 0,16 persen, petai sebesar 0,13 persen, dan beras mencapai 0, 12 persen. "Apalagi, memasuki Ramadan harga barang otomatis ikut merangkak naik," ujarnya.

Dia mengatakan, inflasi Juni 2013 di Jawa Barat sebesar 1,50 persen dan nasional sebesar 1,03 persen. Secara nasional Inflasi Kota Depok pada Juni 2013 menempati peringkat kedua terbesar setelah Sibolga (1,96 persen).

Sementara, inflasi tahun kalender sampai Juni 2013, Depok sebesar 4,75 persen, jauh di atas inflasi kalender kota-kota lain di Jabodetabek, lebih tinggi dari inflasi kalender di Provinsi Jawa Barat (4,26 persen) dan nasional (3,35 persen).

Meski demikian, beberapa komoditas mengalami penurunan harga selama Juni 2013. Misalnya harga jeruk turun sebesar 8 persen, bawang putih turun 6 persen, bawang merah turun 20 persen, dan apel turun hingga 13 persen.

Kepala BPS Kota Depok, Tata Jumantara melihat andil berbagai komoditas terhadap inflasi pada Juni 2013, maka dapat terlihat bahwa efek kenaikan harga berbagai komoditas.

Pasalnya, pengaruh kenaikan BBM subsidi belum terlalu terlihat kecuali pada kenaikan tarif angkutan dalam kota. Kenaikan harga daging ayam ras, cabai merah, dan petai lebih banyak disebabkan karena kelangkaan komoditas tersebut di pasaran Depok selama Juni 2013.

"Dibandingkan dengan daerah lain di Jabodetabek maka inflasi pada Juni 2013 di Depok menduduki peringkat pertama (1,79 persen)," paparnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terima Data Inflasi...
Terima Data Inflasi 2,84% dan Pertumbuhan Ekonomi 5,11%, Jokowi: Segar kalau Seperti Ini
Inflasi Bulan Maret...
Inflasi Bulan Maret 2025 Mencapai 1,65 Persen
Badan Pusat Statistik...
Badan Pusat Statistik : Inflasi 2021 Capai 1,87 Persen
Inflasi Mei Diperkirakan...
Inflasi Mei Diperkirakan Mencapai 0,31 Persen
Prediksi Inflasi September...
Prediksi Inflasi September 2022 Efek Kenaikan Harga BBM
Angka Inflasi Jawa Barat...
Angka Inflasi Jawa Barat Tertinggi
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
55 menit yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
11 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
12 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
14 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved