BI akan sempurnakan PBI fraud perbankan

Rabu, 10 Juli 2013 - 17:34 WIB
BI akan sempurnakan...
BI akan sempurnakan PBI fraud perbankan
A A A
Sindonews.com - Bank Indonesia (BI) akan menyempurnakan Peraturan Bank Indonesia (PBI) terkait fraud, jika pelanggaran dilakukan oleh kerja sama antara pegawai dan pihak luar.

Selama ini, peraturan yang ada hanya mengatur sebatas yang dilakukan pegawai. Hal ini terkait kasus Elnusa, Pemerintah Kabupaten Batu Bara dan Bank Mega.

Deputi Bank Indonesia, Halim Alamsyah mengatakan, Bank Mega maupun BI tidak dapat mengganti uang Elnusa terlebih dahulu. Karena kasus pelanggaran tersebut merupakan bentuk kerja sama yang melibatkan pihak pegawai bank dan orang umum.

"BI akan menyempurnakan peraturan mengenai fraud pegawai bank dan orang luar ini, karena selama ini belum ada peraturan tentang hal tersebut," ujar dia dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi XI DPR, Jakarta, Rabu (10/7/2013).

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi XI DPR, Harry Azhar mempertanyakan tindakan Bank Mega yang dianggap lari dari tanggung jawab. Menurut dia, seharusnya pihak bank dapat menggantikan dana Elnusa terlebih dahulu.

"Bisa tidak kalau Bank Mega membayarkan uang ke Elnusa terlebih dahulu, baru setelah itu nanti uang pengganti dari para terdakwa diberikan kepada bank?" pungkas Harry.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
6 menit yang lalu
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
22 menit yang lalu
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
48 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
1 jam yang lalu
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
1 jam yang lalu
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
1 jam yang lalu
Infografis
27 Negara Peringatkan...
27 Negara Peringatkan Warganya, Perang Dunia III Akan Terjadi?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved