Ini dua makna di balik naiknya BI Rate

Kamis, 11 Juli 2013 - 15:48 WIB
Ini dua makna di balik...
Ini dua makna di balik naiknya BI Rate
A A A
Sindonews.com - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, kenaikan Suku Bunga Bank Indonesia (BI Rate) sebanyak 50 basis poin menjadi 6,5 persen, ditujukan sebagai dua makna.

Makna pertama, jelas Perry, sebagai bentuk antisipasi ekspektasi inflasi tinggi akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Terhadap kenaikan sebanyak 50 basis poin sekarang cukup untuk mengantsipasi dampak lanjutan inflasi, dan angka ini cukup untuk mengembalikan inflasi yang diperkirakan menurun di bulan September," ujarnya di gedung BI, Jakarta, Kamis (11/7/2013).

Makna kedua, lanjut Perry, naiknya BI Rate dilakukan untuk menjaga kondisi pasar keuangan dan menjaga nilai tukar rupiah.

"Yang kedua ini untuk menjaga kondisi pasar keuangan, bahwa kenaikan 50 basis poin ini para pemegang dolar dengan ini akan berhitung untuk menjual dolar daripada meminjam di pasar uang rupiah. Jadi ini adalah dua langkah," pungkas Perry.

Diberitakan sebelumnya, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menaikkan tingkat suku bunga (BI Rate) sebesar 50 basis poin menjadi 6,5 persen.

"RDG tanggal 11 Juli memutuskan menaikkan BI Rate 50 basis poin menjadi 6,5 persen dengan fasbi rate naik 50 basis poin 4,75 persen, dan lending facility masih sebesar 6,75 persen," kata Gubernur BI, Agus Martowardojo di gedung BI, Jakarta, Kamis (11/7/2013).

Agus mengungkapkan, kebijakan ini diambil BI karena angka inflasi meningkat dan diharapkan dapat dikembalikan ke lintasan aslinya. "Kebijakan ini ditempuh karena inflasi meningkat dapat dikembalikan lintasan sasarannya Agar momentum ekonomi terjaga dan lebih sehat," jelasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Perry Warjiyo Ungkap...
Perry Warjiyo Ungkap Ada Ruang Penurunan BI Rate di Penutup Tahun 2024
Breaking News! BI Pangkas...
Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%
4 Kali Pangkas Suku...
4 Kali Pangkas Suku Bunga Acuan, Gubernur Perry: BI Rate Masih Bisa Turun Lagi
Berita Terkini
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
11 menit yang lalu
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
28 menit yang lalu
Hasil Panen Raya, Bulog...
Hasil Panen Raya, Bulog Pede Capai Target Pengadaan 4 Juta Ton Beras
1 jam yang lalu
Borong 20 Pesawat Boeing...
Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
3 jam yang lalu
IHSG Senin Depan Diprediksi...
IHSG Senin Depan Diprediksi Lanjut Koreksi, Cermati Area 6.074-6.146
4 jam yang lalu
Ramalan Goldman Sachs...
Ramalan Goldman Sachs soal Harga Minyak Dunia Diwarnai Skenario Buruk Tembus USD145 per Barel
5 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved