Harga minyak di perdagangan Asia turun

Senin, 15 Juli 2013 - 11:10 WIB
Harga minyak di perdagangan...
Harga minyak di perdagangan Asia turun
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia pada hari pertama pekan ini turun. Menurut analis, hal tersebut karena pasar kecewa terhadap data ekonomi China yang menunjukkan pelemahan pada kuartal April-Juni (Q2) 2013, seperti perkiraan.

Kontrak utama New York, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus, turun sembilan sen menjadi USD105,86 per barel pada perdagangan pagi. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk Agustus, turun satu sen menjadi USD108,80.

Kerugian sebelumnya dipersempit berita dari Beijing, yang menunjukkan produk domestik bruto (PDB) berkembang 7,5 persen pada kuartal kedua, lebih lambat dari 7,7 persen dalam tiga bulan sebelumnya (Biro Statistik Nasional China).

Perlambatan terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran atas kesehatan raksasa ekonomi Asia itu, yang merupakan penggerak penting pertumbuhan global.

Kelly Teoh, ahli strategi pasar IG Markets, Singapura mengatakan, fakta angka itu sesuai dengan perkiraan yang memberikan dukungan untuk harga minyak mentah. "Hal utama adalah tidak meleset dari perkiraan," ujarnya, seperti dilansir dari AFP, Senin (15/7/2013).

Beijing juga meluncurkan angka yang menunjukkan kenaikan upah, yang dinilai Teoh, sejalan dengan upaya Beijing mendorong konsumsi domestik sebagai penggerak ekonomi untuk mengisi kekosongan perlambatan ekspor.

Dia juga menunjuk kenaikan penjualan ritel 13,3 persen year-on-year (yoy) sebagai tanda positif bagi permintaan domestik.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Solusi Kepadatan Ketapang-Gilimanuk,...
Solusi Kepadatan Ketapang-Gilimanuk, ASDP Siap Perkuat Kapasitas Layanan
4 menit yang lalu
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
26 menit yang lalu
Groundbreaking Blok...
Groundbreaking Blok Masela, Prabowo: Kita Menunggu 3 Dekade
59 menit yang lalu
Blok Abadi Masela Senilai...
Blok Abadi Masela Senilai Rp390 Triliun Resmi Dibangun, Bakal Serap 13 Ribu Tenaga Kerja Lokal
1 jam yang lalu
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.000 Triliun, Purbaya: Masih Aman
2 jam yang lalu
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan Groundbreaking Proyek Masela Senilai Rp375 Triliun Hari Ini
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved