Fitch Ratings: Kenaikan BI rate beri imbas positif

Senin, 15 Juli 2013 - 16:06 WIB
Fitch Ratings: Kenaikan...
Fitch Ratings: Kenaikan BI rate beri imbas positif
A A A
Sindonews.com - Lembaga pemeringkat international, Fitch Ratings menilai bahwa kenaikan suku bunga acuan perbankan (BI rate) sebesar 50 basis poin menjadi 6,5 persen pada Kamis pekan lalu akan berdampak positif terhadap stabilitas perbankan.

Hal ini didasarkan perlambatan kredit perbankan yang terjadi seiring kenaikan BI rate sehingga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Direktur Fitch Ratings Indonesia, Iwan Wisaksana mengatakan, dengan kenaikan BI rate maka akan membuat risiko gagal kredit (non performing loan/NPL) juga mengalami penurunan. Padahal dalam beberapa tahun terakhir NPL mulai mengalami peningkatan.

Lebih lanjut dirinya membeberkan penilaian yang menyebutkan bahwa Indonesia sendiri merupakan salah satu dari lima negara di Asia dengan indikator makro prudensial (MPI) yang berada di skor 3 atau memiliki risiko stress sistemik pada ekonomi yang cukup tinggi.

Meski demikian, perbankan Indonesia juga memiliki tingkat antisipasi kredit macet yang cukup tinggi serta cakupan tingkat provisi yang baik untuk dapat menghasilkan laba ditahan di setiap periodenya.

"Selain itu, bank sentral (Bank Indonesia) juga telah mengambil sejumlah kebijakan dengan prinsip kehati-hatian sebagai antisipasi bila terjadi guncangan terhadap makro ekonomi, khususnya dari sektor pembiayaan konsumen. Seperti keputusan menaikkan persyaratan uang muka kredit kendaraan bermotor dan pemilikan rumah di tahun lalu," ujar Iwan, dalam keterangan tertulisnya, Senin (15/7/2013).

Lebih lanjut Iwan menerangkan, pihaknya berharap industri perbankan Indonesia ke depannya akan semakin sehat dengan adanya kenaikan BI rate.

Di sisi lain, perlambatan kredit perbankan akan mengurangi tingkat keuntungan (profitabilitas) perbankan domestik.

"Di sisi lain, Fitch juga meminta kepada pemerintah untuk melakukan beberapa kebijakan untuk menahan laju inflasi tahunan serta memperkecil defisit terhadap transaksi berjalan," tutup dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
Breaking News! BI Pangkas...
Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Perry Warjiyo Ungkap...
Perry Warjiyo Ungkap Ada Ruang Penurunan BI Rate di Penutup Tahun 2024
4 Kali Pangkas Suku...
4 Kali Pangkas Suku Bunga Acuan, Gubernur Perry: BI Rate Masih Bisa Turun Lagi
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp25.000 per Gram, Simak Rinciannya
41 menit yang lalu
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
1 jam yang lalu
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
1 jam yang lalu
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Cadangan Mineral Tanah Jarang Terbesar Dunia, Ada Tetangga Indonesia
3 jam yang lalu
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
12 jam yang lalu
IHSG Awal Juni Diprediksi...
IHSG Awal Juni Diprediksi Rawan Koreksi, Investor Cermati Data Inflasi hingga Aturan DHE SDA
14 jam yang lalu
Infografis
Benarkan AS Beri Ukraina...
Benarkan AS Beri Ukraina Senjata Nuklir untuk Melawan Rusia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved