Indeks utama Wall Street cetak rekor baru

Selasa, 16 Juli 2013 - 08:51 WIB
Indeks utama Wall Street...
Indeks utama Wall Street cetak rekor baru
A A A
Sindonews.com - Indeks utama di Bursa Wall Street pada perdagangan Senin waktu setempat ditutup dengan rekor tertinggi, dimana indeks Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq kembali mencetak rekor baru.

Indeks S&P 500 menguat delapan hari berturut-turut dan merupakan yang terpanjang sejak Januari didukung positifnya kinerja Citigroup yang naik 2 persen menjadi USD51,81 setelah laba perusahaan meningkat 26 persen, meski penjualan ritel menurun dan volume transaski minim.

Volume rata-rata transaksi harian tercatat paling minim sepanjang tahun ini, hanya 4,91 miliar lembar saham diperdagangkan. Angka tersebut jauh di bawah rata-rata transaksi sepanjang tahun ini yang mencapai 6,4 miliar lembar saham di New York Stock Exchange, Nasdaq dan NYSE MKT.

Sementara itu, kinerja ekonomi Amerika Serikat (AS) beragam, seperti pertumbuhan sektor manufaktur bulan Juli yang meningkat, sedangkan penjualan ritel bulan Juni di bawah ekspektasi dan business inventories bulan Mei yang stagnan.

Saat ini, investor sedang mengawasi kinerja atau berita ekonomi yang bisa menggagalkan reli di pasar saham. Dari perusahaan yang telah melaporkan hasil kuartal kedua tahun ini, sebesar 66,7 persen mencatat laba di atas ekspektasi analis.

"Laporan kinerja sejauh ini tampaknya dibuka dengan cukup baik," kata Director of Asset Allocation Wilmington Trust Investment Advisors, Cam Albright seperti dilansir Reuters, Selasa (16/7/2013).

Perdagangan semalam, indeks Dow Jones ditutup Naik 19,96 poin atau 0,13 persen ke 15.484,26: indeks Standard & Poor 500 naik 2,31 poin atau 0,14 persen menjadi 1.682,50 dan indeks Nasdaq naik 7,41 poin atau 0,21 persen menjadi berakhir pada 3.607,49.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
8 menit yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
20 menit yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
36 menit yang lalu
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
1 jam yang lalu
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
1 jam yang lalu
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
1 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved