Investasi asing langsung China semester I naik 4,9%

Rabu, 17 Juli 2013 - 11:57 WIB
Investasi asing langsung...
Investasi asing langsung China semester I naik 4,9%
A A A
Sindonews.com - Investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI) China pada paruh pertama 2013 year-on-year (yoy) naik 4,9 persen, meski pertumbuhan ekonomi terbesar kedua di dunia itu melambat.

Kementerian Perdagangan China melaporkan, outbound investasi dari China melompat 29,0 persen menjadi USD45,6 miliar, dengan peningkatan terbesar di AS dan Australia.

Sementara FDI masuk, tidak termasuk sektor keuangan, meningkat menjadi USD62,0 miliar dari Januari sampai Juni. Khusus untuk Juni, naik 20,1 persen yoy menjadi USD14,4 miliar.

"Investasi dari Jepang, Uni Eropa dan AS mempertahankan pertumbuhan yang cepat," kata juru bicara kementerian, Shen Danyang, seperti dilansir dari AFP, Rabu (17/7/2013).

Jepang menginvestasikan USD4,7 miliar pada periode enam bulan, naik 14,4 persen, dengan investasi dari Uni Eropa 14,7 persen lebih tinggi pada USD4,0 miliar dan dari Amerika Serikat naik 12,3 persen menjadi USD1,8 miliar.

Sebagian besar investasi FDI ke China berasal dari kelompok 10 negara Asia dan wilayah termasuk Hong Kong, Taiwan, Jepang dan Singapura. Arus masuk dari negara tersebut naik 5,3 persen pada tahun ke USD53,8 miliar selama enam bulan pertama.

Investasi yang masuk jatuh pada 2012 untuk pertama kalinya dalam tiga tahun akibat kemendungan ekonomi global (seperti di Eropa), perlambatan ekonomi di dalam negeri dan ketegangan politik dengan Jepang.

"Ini terlalu dini datang ke kesimpulan FDI telah pulih, dengan data satu bulan pada Juni. Tapi, kami melihat FDI relatif stabil di babak pertama dan secara bertahap pulih," ujar Shen.

"Kami berharap FDI mempertahankan pertumbuhan yang stabil pada semester kedua tahun ini," tambahnya.

Perekonomian China tumbuh pada kecepatan paling lambat dalam 13 tahun pada 2012 karena produk domestik bruto (PDB) diperluas 7,8 persen. Pada semester pertama tahun ini pertumbuhan menyelinap lagi menjadi 7,6 persen, dan pada kuartal kedua melambat 7,5 persen.

Investasi luar negeri meningkat secara signifikan pada periode tersebut, dengan uang mengalir ke Amerika Serikat hampir empat kali lipat, melompat 290 persen yoy.

Demikian pula ke Australia naik 93 persen, dan investasi ke Uni Eropa meningkat 50 persen. Namun, investasi ke Jepang turun 9,1 persen akibat sengketa perebutan pulau.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
6 jam yang lalu
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
8 jam yang lalu
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
9 jam yang lalu
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
11 jam yang lalu
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
12 jam yang lalu
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
12 jam yang lalu
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved