Klaim pengangguran di Inggris terendah dalam 3 tahun
Rabu, 17 Juli 2013 - 17:45 WIB
Klaim pengangguran di Inggris terendah dalam 3 tahun
A
A
A
Sindonews.com - Klaim pengangguran di Inggris Juni 2013, jatuh pada penurunan tercepat dalam tiga tahun, memberikan bukti momentum pemulihan ekonomi.
Kantor Statistik Nasional Inggris, ONS melaporkan klaim pengangguran Juni turun sebanyak 21.200, dari Mei menjadi 1,48 juta, sebagai penurunan terbesar sejak Juni 2010,
Para ekonom memperkirakan penurunan 8.000 berdasarkan median dari 23 perkiraan, seperti dilansir dari Bloomberg, Rabu (17/7/2013).
Pengangguran yang diukur standar Organisasi Perburuhan Internasional turun 57.000 menjadi 2,51 juta dalam tiga bulan hingga Mei. Tingkat tidak berubah pada 7,8 persen.
Angka-angka memberikan dorongan lebih lanjut terhadap pemerintahan Perdana Menteri David Cameron, yang memperoleh kemenangan dalam jajak pendapat karena ekonomi membaik.
Pemilihan umum kurang dari dua tahun lagi, di mana pemerintah mengandalkan percepatan pertumbuhan karena inflasi terus mengikis pendapatan rumah tangga dan ratusan ribu pekerja di sektor publik di-PHK, dalam upaya membantu mempersempit defisit anggaran.
"Angka-angka pasar tenaga kerja yang positif dan mencerminkan bagian menguntungkan bagi perekonomian di babak pertama. Pertumbuhan berjalan begitu jauh di bawah inflasi masih ada tanda tanya atas pemulihan," kata Philip Shaw, ekonom Investec Securities di London.
Kantor Statistik Nasional Inggris, ONS melaporkan klaim pengangguran Juni turun sebanyak 21.200, dari Mei menjadi 1,48 juta, sebagai penurunan terbesar sejak Juni 2010,
Para ekonom memperkirakan penurunan 8.000 berdasarkan median dari 23 perkiraan, seperti dilansir dari Bloomberg, Rabu (17/7/2013).
Pengangguran yang diukur standar Organisasi Perburuhan Internasional turun 57.000 menjadi 2,51 juta dalam tiga bulan hingga Mei. Tingkat tidak berubah pada 7,8 persen.
Angka-angka memberikan dorongan lebih lanjut terhadap pemerintahan Perdana Menteri David Cameron, yang memperoleh kemenangan dalam jajak pendapat karena ekonomi membaik.
Pemilihan umum kurang dari dua tahun lagi, di mana pemerintah mengandalkan percepatan pertumbuhan karena inflasi terus mengikis pendapatan rumah tangga dan ratusan ribu pekerja di sektor publik di-PHK, dalam upaya membantu mempersempit defisit anggaran.
"Angka-angka pasar tenaga kerja yang positif dan mencerminkan bagian menguntungkan bagi perekonomian di babak pertama. Pertumbuhan berjalan begitu jauh di bawah inflasi masih ada tanda tanya atas pemulihan," kata Philip Shaw, ekonom Investec Securities di London.
(dmd)
Lihat Juga :