Yogyakarta belum butuh daging sapi impor

Kamis, 18 Juli 2013 - 14:26 WIB
Yogyakarta belum butuh...
Yogyakarta belum butuh daging sapi impor
A A A
Sindonews.com - Kota Yogyakarta belum perlu mendapatkan gelontoran daging
sapi impor. Harga daging di pasar tradisional masih sekitar Rp100 ribu per kilogram (kg).

Padahal di daerah lain, harganya sudah ada yang mencapai Rp120 ribu per kg. "Harga di Yogyakarta masih di bawah Jakarta. Saya rasa belum perlu Yogyakarta digelontor daging impor," jelas Kepala Bulog Divre Yogyakarta, Darsono Imam Yuwono, Kamis (18/7/2013).

Selama ini, pasar daging di Kota Yogyakarta banyak terpengaruh pasar di Jakarta. Sehingga ketika stok daging sapi di Jakarta melimpah, maka harga di daerah akan ikut turun.

Berdasarkan pantauan yang dilakukan Disperindagkop dan UKM DIY, harga daging sapi di Pasar Beringharjo, Kranggan dan Demangan, harga per kilogramnya turun sekitar Rp1.600. Sebelumnya harga sapi mencapai Rp105 ribu per kg menjadi Rp103.300.

Sementara, harga daging sapi mulai mengalami peningkatan. Misalnya daging ras naik Rp600 menjadi Rp32.660. Sedangkan ayam kampung naik Rp3.500 menjadi Rp63.500.

"Harga daging sapi cenderung turun, kalau ayam mulai naik. Apalagi ayam kampung," jelas Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop dan UKM DIY, Eko Witoyo.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Perlu Khawatir Bakal...
Tak Perlu Khawatir Bakal Langka, Berikut 5 Olahan Daging Sapi yang Bisa Disimpan Lama
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Stok Daging Surplus,...
Stok Daging Surplus, Kementan: Mestinya Harga Tidak Naik
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
5 Ide Olahan Daging...
5 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Mudah Dibuat di Rumah, Praktis dan Lezat
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
7 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved