Samarinda canangkan kampung nelayan di dua Kelurahan

Jum'at, 19 Juli 2013 - 19:03 WIB
Samarinda canangkan...
Samarinda canangkan kampung nelayan di dua Kelurahan
A A A
Sindonews.com - Setelah membentuk desa kelinci di Kelurahan Loa Bakung, Pemerintah Kota Samarinda kembali menggalakkan ekonomi masyarakat dengan membangun desa terpadu lainnya. Kali ini giliran kampung nelayan yang dicanangkan dan akan dibentuk di dua kelurahan.

Kelurahan Sungai Kapih dan Kelurahan Sungai Keledang dipilih menjadi kampung nelayan. Penetepan dua wilayah ini sebagai perkampungan nelayan adalah sebagai upaya peningkatan kesejahteraan hidup nelayan.

“Pemerintah ingin memberikan perhatian berupa bantuan fasilitas, maka akan lebih mudah terfokus dengan adanya kampung nelayan ini. Selain mengingat bahwa sudah sejak lama kebanyakan nelayan Samarinda memang bermukim di wilayah tersebut,” kata Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kota Samarinda, Samsul Bachri, Jumat (19/7/2013).

Sebagai langkah awal, lanjutnya, dalam penetapan kawasan kampung nelayan ini, Pemkot Samarinda akan mengupayakan peningkatan fasilitas pemukiman berupa pembuatan sertifikat tanah.

Jumlah sertifikat tanah yang tengah diproses melalui BPN saat ini, kata Samsul, sebanyak 39 sertifikat. Sementara jumlah nelayan yang bermukim di dua kawasan tersebut saat ini mencapai 300 orang. Dengan pembagian 4 Kelompok Usaha Bersama (KUB) di Sungai Kapih, dan 2 KUB di Sungai Keledang.

Disinggung tentang perolehan hasil, Samsul menyebut sejauh ini jumlah tangkapan nelayan mencapai 700 Kg/bulan, sedangkan tingkat konsumsi masyarakat mencapai 34,9 kg/kapita/tahun. Sehingga untuk menutupi kebutuhan ini kota Samarinda memang masih mendatangkan ikan dari luar daerah, selain didukung pula dengan kegiatan budidaya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
3 Hari Menghilang, 2...
3 Hari Menghilang, 2 Nelayan di Pesisir Barat Lampung Akhirnya Ditemukan
Dua Nelayan NTT Terdampar...
Dua Nelayan NTT Terdampar di Depan Kantor KBRI Oekusi
Nelayan Pangkep Terdampar...
Nelayan Pangkep Terdampar di Bali Setelah 15 Hari Terombang-ambing di Laut
Dihantam Ombak Besar...
Dihantam Ombak Besar di Perairan Wonggarasi Timur, 5 Nelayan Selamat 1 Hilang
Tiga Hari Hilang saat...
Tiga Hari Hilang saat Melaut, Nelayan Asal Maros Ditemukan Tewas
Nelayan Bintan yang...
Nelayan Bintan yang Hanyut 7 Hari Akhirnya Kembali ke Rumah
Berita Terkini
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
3 jam yang lalu
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
4 jam yang lalu
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
5 jam yang lalu
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
5 jam yang lalu
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
5 jam yang lalu
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved