KPPU tak melihat monopoli dalam akuisisi Agung Podomoro

Minggu, 21 Juli 2013 - 14:40 WIB
KPPU tak melihat monopoli...
KPPU tak melihat monopoli dalam akuisisi Agung Podomoro
A A A
Sindonews.com - Pihak Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyatakan, tidak ada dugaan praktik monopoli atau persaingan usaha tidak sehat atas pengambilalihan saham PT Bali Perkasasukses dan PT Sumber Air Mas Pratama oleh PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN).

Sebelumnya, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2010 tentang Penggabungan atau Peleburan Badan Usaha dan Pengambilalihan Saham Perusahaan yang Dapat Mengakibatkan Terjadinya Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat (PP No. 57 Tahun 2010) jo.

Peraturan Komisi Pengawas Persaingan Usaha Nomor 3 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Komisi Pengawas Persaingan Usaha Nomor 13 Tahun 2010 tentang Pedoman Pelaksanaan tentang Penggabungan atau Peleburan Badan Usaha dan Pengambilalihan Saham Perusahaan yang Dapat Mengakibatkan Terjadinya Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat (Perkom No.3 Tahun 2012) komisi mengeluarkan Pendapat Nomor A13012.

"Untuk diketahui bahwa Pendapat ini adalah Pendapat ke-55 KPPU terkait Pemberitahuan sejak pemberlakukan PP No. 57 Tahun 2010 ini dan merupakan pendapat ke-11 KPPU ditahun 2013," ujar Kepala Biro Humas dan Hukum KPPU A. Junaidi, pada keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (21/7/2013).

Nilai aset gabungan antara PT Agung Podomoro Land Tbk dan PT Bali Perkasasukses adalah Rp10,96 triliun, artinya batasan nilai pengambilalihan saham PT Agung Podomoro Land Tbk dan PT Bali Perkasasukses dari nilai aset terpenuhi.

Sedangkan nilai aset gabungan antara PT Agung Podomoro Land Tbk dengan PT Sumber Air Mas Pratama adalah Rp10,81 triliun yang berarti batasan nilai pengambilalihan saham
PT Agung Podomoro Land Tbk dengan PT Sumber Air Mas Pratama dari nilai aset terpenuhi.
Dengan demikian, batasan nilai pengambilalihan saham telah memenuhi batasan (threshold) omzet dan aset minimal dilakukannya penilaian sebagaimana diatur dalam Pasal 5 (2) PP 57/2010.

Pasal tersebut menyatakan bahwa suatu transaksi akuisisi akan diadakan Penilaian apabila, asset gabungan dari transaksi ini melebihi Rp2,5 triliun rupiah dan/atau omzet gabungan melebihi Rp5 triliun.

PT Agung Podomoro Land Tbk mengambilalih 51 persen saham PT Bali Perkasasukses dengan membeli 15,3 ribu lembar saham milik Bugle Press Corporation dengan nilai transaksi sebesar Rp15,3 miliar. Selain itu PT Agung Podomoro Land Tbk mengambilalih 55 persen saham PT Sumber Air Mas Pratama dengan membeli 1.375 lembar saham milik Tommy Kartawinata dengan nilai transaksi sebesar Rp13,75 miliar.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Manfaatkan Subsidi PPN...
Manfaatkan Subsidi PPN DTP 50%, Podomoro City Deli Medan Tawarkan Kondominium dan Apartemen Premium
Kolaborasi dengan Famika,...
Kolaborasi dengan Famika, Bukit Podomoro Jakarta Jamin Kemudahan Akses Internet
Stimulus Daya Beli Masyarakat,...
Stimulus Daya Beli Masyarakat, Bukit Podomoro Jakarta Inisiasi Semarak Pesta KPR 2022
Hadirkan Apartemen Premium...
Hadirkan Apartemen Premium Terintegrasi, Podomoro City Deli Medan Tingkatkan Produktivitas Penghuni
Bukit Podomoro Jakarta...
Bukit Podomoro Jakarta Resmikan Show Unit Berspesifikasi Tinggi dan Berkualitas
Pimpin Pengembangan...
Pimpin Pengembangan Wilayah Sunrise Baru di Selatan Jakarta, Ini yang Dilakukan Agung Podomoro
Berita Terkini
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
41 menit yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
3 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
5 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
6 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
16 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
16 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved