Industri perdagangan berjangka Indonesia harus siap

Rabu, 24 Juli 2013 - 18:39 WIB
Industri perdagangan...
Industri perdagangan berjangka Indonesia harus siap
A A A
Sindonews.com - Dalam menghadapi ASEAN Economic Community (AEC) 2015, masyarakat Indonesia dituntut meningkatkan daya saing pengembangan industri, termasuk perdagangan berjangka, mengingat produk tersebut adalah salah satu produk potensial yang ada di Bursa Berjangka Indonesia.

Hal tersebut sejalan dengan potensi besar ASEAN yang memiliki 617,68 juta jiwa dengan PDB sebesar USD2,1 triliun di tahun 2012.

Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan mengatakan, industri perdagangan berjangka di Indonesia baik bursa maupun pialang dan pedagang berjangka diharapkan dapat memanfaatkan potensi pengembangan usaha sehingga dapat memimpin industri perdagangan berjangka di ASEAN.

"Para produsen dapat melakukan hedging di Indonesia sehingga apabila likuiditas transaksi kontrak komoditi meningkat tidak menutup peluang Bursa Berjangka Indonesia sejajar dengan ASEAN," ujarnya di hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Rabu (24/7/2013).

Dia mengatakan bahwa setiap stakeholders harus memiliki pengetahuan dan pemahaman dalam menghadapi tantangan yang muncul apabila Indonesia ingin berhasil dalam memanfaatkan peluang yang ada.

"Untuk itu kami berharap stakeholders baik pemerintah maupun dunia usaha, maupun kalangan pendidikan bersatu padu melakukan upaya penyebarluasan informasi terkait peningkatan pengetahuan masyarakat dalam persiapan AEC 2015," katanya.

Gita menambahkan, salah satu komitmen pemerintah dalam menghadapi AEC 2015 adalah mempersiapkan daya saing yang merata di seluruh kawasan.

"Kemendag telah mempersiapkan kebijakan terkait pasar tunggal ASEAN, terutama untuk produksi ekspor, produk utama, produk potensial, dan produk lainnya," tandas Gita.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gaet Mea Shahira, Eka...
Gaet Mea Shahira, Eka Winky Project Lahirkan Karya Baru
Transformasi Digital...
Transformasi Digital dan Keberlanjutan Kunci Pencapaian Target Cetak Biru MEA 2025
Subholding Gas Pertamina,...
Subholding Gas Pertamina, MEA dan WLI Baku Gandeng Penuhi Kebutuhan Listrik 30 MW
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
31 menit yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
41 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
57 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
58 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
1 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved