McDonald buka gerai pertama di Vietnam 2014

Senin, 12 Agustus 2013 - 09:37 WIB
McDonald buka gerai...
McDonald buka gerai pertama di Vietnam 2014
A A A
Sindonews.com - McDonald melaporkan akan meluncurkan restoran pertamanya di negara komunis Vietnam tahun depan.

Raksasa fast food asal Amerika Serikat (AS) itu berencana membuka bisnis di selatan Ho Chi Minh City pada awal 2014, setelah pengusaha Henry Nguyen membuat lisensi pengembangan.

"Kehadiran kita tumbuh di kawasan Asia. Kami sedang mencari mitra dengan perpaduan ketajaman bisnis yang kuat dan pemahaman yang unik dari merek kami," kata Dave Hoffmann, presiden McDonald Asia Pasifik, Timur Tengah dan Afrika, seperti dilansir dari AFP.

Henry bersama keluarganya melarikan diri pada 1975 pada akhir perang AS-Vietnam - tapi dia kembali ke negara asalnya satu dekade yang lalu dan bekerja di IDG Ventures Vietnam, kelompok modal ventura.

"Saya telah bermimpi suatu hari membuka restoran McDonald di negara asal saya sejak saya kembali ke Vietnam lebih dari satu dekade lalu," kata Henry, dalam pernyataannya.

Raksasa makanan cepat saji, seperti KFC, Burger King, Subway dan Pizza Hut telah memiliki restoran di Vietnam bersama puluhan rantai lokal.

Pada Februari lalu, Starbucks sudah membuka toko pertamanya di Kota Ho Chi Minh. Hal ini terbukti sangat populer dengan antrean panjang kaum muda Vietnam untuk mendapatkan latte gaya Barat.

Masuknya McDonald ke pasar Vietnam menyoroti pasar sekitar 90 juta penduduk kelas menengah yang tengah berkembang pesat meskipun perlambatan ekonomi negara saat ini masih panjang.

Meskipun makanan dan minuman AS - termasuk merek ikonik lainnya, seperti Coca-Cola - yang tersedia di Vietnam Selatan sampai akhir perang ditarik keluar - setelah kemenangan komunis membuka jalan penyatuan negara pada 1975.

Coca-Cola kembali memasuki pasar Vietnam setelah "Doi Moi" liberalisasi ekonomi dan normalisasi hubungan dengan AS pada 1990-an.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hasil Studi Dell: Perusahaan...
Hasil Studi Dell: Perusahaan Mau Cepat Beralih Digital atau Mau Gagal?
Hobi Pemerintah Gandeng...
Hobi Pemerintah Gandeng Perusahaan Asing Dikritik
3 Perusahaan Rusia di...
3 Perusahaan Rusia di Indonesia, Nomor 1 Pernah Hengkang Kini Ditawarkan Lagi
Ini 5 Perusahaan Asal...
Ini 5 Perusahaan Asal Amerika Serikat yang Beroperasi di Indonesia, Nomor 4 Pernah Untung Rp 4,5 Triliun
Program Tiga Juta Rumah...
Program Tiga Juta Rumah Siap Dijalankan, Akan Libatkan Perusahaan Asing
Satu Perusahaan Migas...
Satu Perusahaan Migas Asing Kabur Lagi, Indonesia Ribet?
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Longsor ke Level 5.941, Transaksi Tembus Rp25,1 Triliun
19 menit yang lalu
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
1 jam yang lalu
Kurs Rupiah Ambruk ke...
Kurs Rupiah Ambruk ke Rp17.956 per Dolar AS, BI Angkat Suara
2 jam yang lalu
Cashback Rp300.000,...
Cashback Rp300.000, Transaksi Harian Makin Untung Menggunakan Kartu Kredit MNC Bank
2 jam yang lalu
Melebarkan Sayap Internasional,...
Melebarkan Sayap Internasional, Pegadaian Cetak Kinerja Positif di Timor Leste
2 jam yang lalu
Saham NPGF Melonjak...
Saham NPGF Melonjak 137%, Rumor Akuisisi Picu Optimisme
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved